3 Penyebab BSU Tenaga Kerja Rp600.000 Tidak Dicairkan


Jakarta, CNN Indonesia

Kementerian Tenaga Kerja (Kementerian Tenaga Kerja) telah menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) Rp600 ribu untuk tahap kedua minggu ini.

Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja Dita Indah Sari mengatakan, BSU tahap kedua disalurkan kepada 1,3 juta pekerja atau buruh dengan anggaran Rp. 814,8 miliar. BSU disalurkan melalui 5 bank penyalur kemudian ke rekening masing-masing penerima.

“Hingga sore atau malam ini, kami yakin seluruh pendistribusian BSU tahap kedua sudah selesai,” kata Dita kepada CNNIndonesia.com, Selasa (20/9).

Lantas, jika BSU 2022 tidak kunjung dicairkan, apa penyebabnya?

1. Tidak memenuhi syarat

Aturan mengenai BSU tertuang dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Dalam Bentuk Subsidi Gaji/Upah Bagi Pekerja/Buruh.

Dalam peraturan tersebut terdapat beberapa syarat, yaitu:

– Penerima adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK)
– Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga Juli 2022
– Gaji/upah maksimal Rp3,5 juta per bulan termasuk gaji pokok dan tunjangan tetap atau setara dengan UMK.
– Terdaftar sebagai KPM dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.
– Bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun anggota TNI/Polri.

[Gambas:Video CNN]

2. Apakah Anda pernah menerima bantuan lain?

Pemerintah hanya memprioritaskan BSU kepada seseorang yang belum pernah menerima bantuan lain dari pemerintah.

Keputusan Menteri Tenaga Kerja yang diundangkan pada 5 September 2022 juga menyebutkan bahwa subsidi gaji diprioritaskan bagi pekerja yang belum menerima program Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan (PKH), atau bantuan produktif usaha mikro di tahun anggaran berjalan sebelum bantuan ini disalurkan.

3. Data akun tidak cocok

Penyebab belum dicairkan BSU Rp600 ribu bisa terjadi karena data rekening penerima tidak sesuai NIK atau tidak terdaftar.

Selain itu, BSU ini juga tidak likuid jika rekeningnya digandakan, dibekukan, ditutup atau pasif.

Untuk cek daftar pekerja yang berhak menerima BSU, berikut link dan caranya:

1. Kunjungi website bsu.kemnaker.go.id.

2. Daftarkan akun.

3. Jika Anda belum memiliki akun, maka Anda harus mendaftar. Selesaikan pendaftaran akun. Aktifkan akun menggunakan kode OTP yang akan dikirimkan ke nomor ponsel Anda.

4. Setelah login, Anda harus melengkapi profil pada akun tersebut.

5. Lengkapi biodata profil Anda berupa foto profil, tentang Anda, status pernikahan dan jenis lokasi.

6. Periksa Notifikasi.

(Agustus/Agustus)


Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button