Berita

4 Peraturan dalam Bulutangkis, Apa Saja? : Okezone Sports

PERATURAN dalam bulu tangkis cukup terdiri dari empat. Mulai dari peraturan tentang skor, permainan nomor tunggal dan ganda, hingga bentuk-bentuk kesalahan pemain.

Bagi Anda yang menggemari olahraga bulu tangkis, tentu peraturan ini bukan hal asing. Akan tetapi, ada baiknya kita mengenal lebih lagi tentang tentang peraturan ini di mana hal ini sudah ditetapkan langsung oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Aturan pertama adalah tentang skor. Untuk skor, permainan bulu tangkis untuk nomor ganda dan tunggal adalah sama yakni terdiri 21 poin. Namun, jika pada suatu waktu kedudukan berada di angka 20-20 maka selisih angka kemenangan harus dua poin.

Jadi andai kedudukan 21-20, maka Anda belum bisa dinyatakan pemenang. Intinya sejak 20-20, Anda harus unggul 2 poin untuk keluar sebagai pemenang. Angka tersebut juga memiliki maksimal yakni 30. Jadi jika skor 29-29, maka yang lebih dulu mencapai angka 30 maka ia akan menjadi pemenang.

Berikutnya adalah peraturan untuk permainan tunggal. Pada hal ini, peraturan tentang servis memang sedikit diperhatikan. Setiap pemain yang sedang melakukan servis dan memiliki poin genap atau 0, maka ia akan servis dari sisi kanan.

Baca juga 9 Teknik Dasar Bulu Tangkis dan Penjelasannya

Begitu juga yang menerima servis harus mengikuti posisi dari pemain yang melakukan servis. Karena itu arah servis para pemain bulu tangkis akan dilakukan secara diagonal.

Sebaliknya, untuk pemain yang tengah servis memiliki angka ganjil, maka ia harus melakukannya dari sisi kiri. Karena itu, posisi servis tersebut akan berubah-ubah mengikuti poin yang dimiliki pemain saat sedang servis.

Aturan tersebut juga berlaku untuk permainan ganda. Namun bedanya, karena kali ini akan ada dua orang yang melakukan servis. Karena itu, sebelum pertandingan dimulai, maka akan ditetapkan pemain mana yang akan melakukan dan menerima servis pertama kali.

Untuk permainan ganda, setiap pasangan hanya mendapat satu kali kesempatan servis, tidak ada servis kedua. Servis dilakukan oleh pemain yang posisinya sesuai dengan poin yang telah diraih oleh pasangan tersebut. Pemain yang sama akan terus melakukan servis sampai poin berikutnya diraih oleh lawan.

Ilustrasi Bulu Tangkis

Selanjutnya adalah kesalahan pemain terkait dengan servis. Sebuah servis akan dianggap salah ketika posisi shuttlecock melebihi batas 115 cm. Selain itu, servis akan dinyatakan salah jika jatuh pada bidang yang salah.

Ada pun bidang yang tidak masuk dalam bola masuk servis adalah bidang depan, belakang, dan samping, sesuai dengan aturan yang ditentukan. Kesalahan yang selanjutnya adalah kaki pelaku servis tidak berada dalam bidang servisnya, atau kaki penerima servis tidak berada dalam bidang servisnya yang terletak bersebarangan diagonal.

Source link

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button