Kilas Info Daerah

Anehnya, Lapas Rangkasbitung kembali menyita barang terlarang yang ada di kamar hunian

LEBAK, Radarciangsana.com – Menindaklanjuti Perintah Harian Dirjen Pemasyarakatan No: PAS-HH 01.04-12 tanggal 5 Mei 2020 perihal Perintah Harian Dasa Adi Brata, Dirjen Pemasyarakatan dan Deteksi Dini dalam rangka Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Lapas Kelas III Rangkasbitung dilakukan pemeriksaan ruang hunian Bantuan Pemasyarakatan Warga, Jumat, (5/3/2021).

Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan di beberapa ruang hunian, kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Kelas III Rangkasbitung, Budi Ruswanto didampingi Kasubag Kamtib, Adi Santo beserta Satpam dan Satops. Patnal melaksanakan pemeriksaan mendadak (sidak) dan penggerebekan di Ruang Hunian Bantuan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas III Rangkasbitung.

Kegiatan diawali dengan penggeledahan jenazah warga binaan, kemudian penggeledahan kamar hunian oleh tim yang sudah dibentuk dari awal. Pemeriksaan dilakukan secara detail, teliti, dan lancar.

Anehnya, Lapas Rangkasbitung kembali menyita barang terlarang yang ada di kamar hunian
Anehnya, Lapas Rangkasbitung kembali menyita barang terlarang yang ada di kamar hunian

Seluruh petugas Lapas Kelas III Rangkasbitung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kawasan rawan dan mengamankan barang-barang yang dilarang masuk. Petugas juga memastikan kawasan pemukiman warga binaan steril dari benda-benda yang dilarang masuk, ” dia berkata.

Saat dihubungi media, Kepala Kelas III Rangkasbitung, Budi mengungkapkan, dirinya dan aparatnya telah mengamankan sejumlah barang yang dilarang berada di kawasan pemukiman warga binaan.

Kasubsi Kamtib, Adi Santo mengatakan, “Pencarian kamar hunian ini dilakukan oleh tim yang dibentuk sejak awal. Pemeriksaan dilakukan secara detail, teliti, dan lancar”.

Baca juga: Lapas Rangkasbitung Tingkatkan Sinergi dengan Satuan Narkotika Lebak Polres

“Selama pemeriksaan, kami mengamankan paku, silet, pemotong, kumis, pisau lipat, kartu remi, domino, cermin, dan penjepit. Barang-barang hasil razia kemudian diinventarisasi dan dicatat yang kemudian diamankan sebelum dimusnahkan,” kata Adi.

Kegiatan tersebut akan selalu dilakukan secara berkala, guna menjaga dan meminimalisir peredaran barang terlarang di Lapas dengan tetap berpegang pada / melaksanakan protokol kesehatan selama pandemi Covid -19, tutup Adi.DRIE)

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button