Kilas Info Nasional

Arya Saloka Larang Putri Anne Syuting, Ini Alasannya!

loading…

JAKARTA Arya Saloka melarang sang istri, Putri Anne , syuting lagi. Bukannya tanpa alasan, pemeran Aldebaran di sinetron Ikatan Cinta ini khawatir jika Putri Anne sibuk syuting, tidak ada yang merawat buah hati mereka, Ibrahim Jalal Ad Din Rumi.

“Nggak mungkin syuting. Sudah nggak syuting dan nggak gue kasih syuting. Anak gue sama siapa?,” kata Arya Saloka dikutip dari YouTube Diary Icha, Senin (25/1).

Menurut lawan main Amanda Manopo itu, mencaria nafkah merupakan tugas seorang laki-laki. Apalagi, diakui Arya, meski bekerja dari rumah saja, Putri Anne, memiliki pendapatan melebihi gaji orang dengan gelar Strata 2 (S2), bahkan S3.

Baca Juga : Transformasi Ikbal Fauzi, Asisten Aldebaran di Sinetron Ikatan Cinta

“Tugas laki-laki kan mencari duit. Toh Alhamdulillah dia bisa kerja dari rumah. Ngumpulin uangnya juga, ya kasarnya, kerja di rumah satu bulan ngelebih gaji orang S2. Bahkan S3 mungkin gajinya,” jelas Arya.

Namun, jika Putri Anne tetap ingin syuting, Arya mengizinkannya dengan satu syarat. Yaitu hanya boleh syuting di sinetron Tukang Ojek Pengkolan, yang mana dinilai Arya, memiliki jadwal syuting jelas dan tidak membuat istrinya pulang larut malam.

“Dulu gue cuma bilang, ‘yaudah kalau mau stripping lagi, kalau mau masuk lagi, ya gue cuma ngasih ke Tukang Ojek Pengkolan lagi’. Tapi kan syutingnya, waktunya jelas. Pulangnya juga sore, nggak malem. Magrib udah selesai,” ungkap Arya.

Baca Juga : Nindy Ayunda Akui Pernikahannya dengan Askara Ada Masalah hingga Kabur dari Rumah

“Bahkan sore malah. Jam-jam 5 udah pulang. Ya mungkin kalau lagi ngejar stok, jam 8 malem selesai. Cuma kan deket sama rumah lokasinya,” tambahnya.

Aktor 29 tahun ini pun menegaskan, dibandingkan syuting dengan yang lain, Putri Anne lebih baik di rumah. “Untuk saat ini syuting sama yang lain nggak boleh. Udah di rumah aja,” tandasnya.

(wur)

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button