Info Aktual

Asep Wahyuwijaya: Demokrat Jabar Seruan Delegasi Wabah Dagelan! | Radar Ciangsana

Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya. (Foto Hendi / Radar Bogor)

Radar Ciangsana – Partai Demokrat sedang memanas. Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jabar, Asep Wahyuwijaya bahkan menegaskan, DPD Partai Demokrat Jabar dan DPC Partai Demokrat Jabar akan menyampaikan pernyataan bermaterai kepada DPP Partai Demokrat yang pada dasarnya menyatakan bahwa DPD dan DPC dengan tegas menolak pelaksanaan tersebut. KLB ilegal dan lelucon oleh sekelompok politisi liar.

Menurut Kang AW (sapaan akrab, red), Ketua DPD dan Ketua DPC PD Jawa Barat selaku pemilik suara sah tidak pernah memberikan kuasa atau mewakili siapa pun untuk menghadiri KLB.

Ia mengungkapkan, surat pernyataan tersebut dibuat karena kami mengindikasikan adanya upaya dari kelompok politikus ilegal dengan menghubungi beberapa Ketua PD DPC di Jawa Barat dengan meminta SK Manajemen, meminta salinan dan menanyakan siapa saja nama dan jabatannya di Keputusan Manajemen.

universitas-bangsa-bangsa

“Kami sangat memahami bahwa mereka melakukan cara kotor ini sehingga mereka mendapatkan klaim legitimasi dengan menyatakan seolah-olah yang hadir dan mendukung KLB adalah pengelola yang sah,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, sebagai upaya awal untuk mencegah kondisi yang terjadi sekaligus berupaya semaksimal mungkin untuk membatasi makar wabah tersebut, dibuat pernyataan dengan segala akibat hukum yang menyertainya.

Jadi, kata dia, jika ada kelompok politikus ilegal yang mengaku sebagai wakil dan pemilik suara sah Dewan Demokrat di Jabar dalam forum tiruan KLB, maka bisa dipastikan semua itu bohong. bisa juga dicurigai bahwa mereka sedang melakukan upaya manipulasi. bisa dituntut secara hukum.

“Kami, jajaran Partai Demokrat di Jabar, menghimbau kepada seluruh pengurus DPD dan DPC Partai Demokrat di seluruh Indonesia untuk melakukan hal yang sama. Menurut kami, upaya ini diperlukan untuk mengoptimalkan legitimasi pemilih dan memberikan pesan yang kuat kepada Bahwa wabah yang diorganisir oleh kelompok politikus ilegal ini adalah lelucon yang palsu dan menggelikan karena tidak dihadiri oleh pemilih. sah, ”jelasnya kepada Radar Bogor.

“Menurut kami, atas dasar itu, pihak berwenang harus membubarkan acara tersebut, maka Kementerian Hukum dan Pertahanan tidak boleh melegalkan segala akibat dari wabah ilegal yang kami anggap sebagai produk dari para penjahat demokrasi,” tambah anggota tersebut. DPRD Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bogor, Kabupaten. . (tersedak)

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button