Ekonomi

Bandara Ngurah Rai menawarkan lokasi pengambilan foto dan video

Kami memastikan aspek keamanan dan keselamatan di bandara tetap terjaga dan diprioritaskan meskipun ada jasa foto dan video shoot bandara

Jakarta (Radar Ciangsana) – PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali membuka kesempatan bagi masyarakat luas baik perorangan maupun instansi yang berminat untuk berfoto dan video di beberapa lokasi menarik di I Gusti Ngurah Rai Bali. Bandara.

“Ini sebagai bentuk inovasi pelayanan kepada masyarakat luas dan juga inovasi untuk memperluas potensi pendapatan bandara. Dengan harga yang relatif terjangkau, masyarakat umum dapat mengabadikan momen indah bersama pasangan, keluarga, sahabat, dan orang-orang terkasih di kawasan bandara yang sedang Sebelumnya tidak dapat diakses oleh publik. Bagi pasangan yang ingin mengabadikan momen indah bersama untuk prewedding yang berbeda dan ikonik, pemotretan di Bandara Bali bisa menjadi pilihan utama untuk lokasi prewedding Anda,” ujar Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan dalam keterangannya, Minggu.

Handy mengatakan, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sendiri memiliki banyak lokasi menarik yang bisa diabadikan dalam bentuk gambar atau video. Beberapa di antaranya adalah keindahan Candi Bentar, keindahan arsitektur bandara, dan beberapa fasilitas bandara lainnya yang sebelumnya sulit diakses dan sangat terbatas.

Namun, karena bandara merupakan objek vital negara yang harus dijaga, tidak semua wilayah bandara dibuka untuk layanan ini.

“Kami memastikan aspek keamanan dan keselamatan di bandara tetap terjaga dan diprioritaskan meskipun ada layanan foto dan video shoot bandara,” ujarnya.

Untuk dapat mengambil foto dan video di Bandara Bali, masyarakat khususnya untuk kategori individu cukup membayar tarif mulai dari Rp. 5 juta per 4 jam dan untuk tambahan waktu dikenakan tarif tambahan Rp. Dikenakan 1 juta per jam. Sedangkan untuk kategori korporasi, tarifnya berbeda dengan tarif individu.

Dengan tarif tersebut, masyarakat yang berminat mengambil foto dan video akan mendapatkan akses untuk mengambil foto dan video ke area airside dan land side (kecuali area terlarang), airport pass maksimal 8 orang, dan ruang ganti.

Pihak pengelola Bandara Bali hanya menyediakan lokasi dan tidak menyediakan fotografer/videografer, make-up, kostum, properti lainnya yang terkait dengan kegiatan pengambilan foto dan video.

Handy mengatakan, bagi masyarakat yang berminat untuk mengambil foto dan video di Bandara Bali dapat menyiapkan persyaratan sebagai berikut:
Perorangan/perorangan:
1. Menyerahkan surat permohonan persewaan lokasi pengambilan foto dan video di area bandara yang ditujukan kepada General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.
2. Lampirkan konsep foto dan lokasi yang disukai.
3. Melampirkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) orang pribadi/orang pribadi.
4. Melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
5. Melampirkan Kartu Keluarga (KK).

Perusahaan:
1. Mengajukan permohonan permohonan sewa lokasi pengambilan foto dan video di area bandara yang ditujukan kepada General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.
2. Lampirkan konsep foto dan lokasi yang disukai.
3. Melampirkan akta perusahaan.
4. Melampirkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perusahaan.
5. Melampirkan Surat Keterangan Domisili Perusahaan.
6. Melampirkan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).
7. Melampirkan lembar Pengusaha Kena Pajak (PKP).
8. Melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pimpinan perusahaan.
9. Melampirkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

Baca juga: Bandara Ngurah Rai memenangkan “The Voice of Customer Recognition” dari ACI
Baca juga: Angkasa Pura Retail Hadirkan Ruang Kreatif di Bandara Adisutjipto

Wartawan: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Biqwanto Situmorang
REPOST Radar Ciangsana 2021

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button