Info Aktual

Bantu Pandemi di India, Indonesia Kirim 3.400 Tabung Oksigen | Radar Ciangsana

Karena ada begitu banyak pasien Covid-19 di India, satu tempat tidur di rumah sakit terisi dua pasien (Reuters)

Radar Ciangsana BOGOR, Pemerintah Indonesia telah resmi memberikan bantuan oksigen kepada India terkait penanganan pandemi Covid-19 gelombang ke-2.

Pelepasan penyaluran bantuan dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di PT. Samator Group Cikande, Banten.

“Sebanyak 3.400 silinder dan gas akan dikirim ke India dan hari ini sudah dikirim 1.400 silinder untuk tahap pertama,” kata Menko Airlangga dalam keterangannya, Selasa (11/5).

Universitas Pakuan Unpak

Pelepasan bantuan ini juga disaksikan oleh Duta Besar India untuk Indonesia Manoj Kumar Bharti dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Menteri Koordinator Airlangga menjelaskan, bantuan ini merupakan inisiatif Asosiasi Gas Industri Indonesia bersama para pelaku industri lainnya dalam rangka membantu masyarakat India yang terdampak Covid-19.

“Pemerintah Indonesia mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas inisiatif dan partisipasi industri dalam negeri yang telah membantu melaksanakan bantuan ini,” jelas Ketua Panitia Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Menurut Airlangga, India sedang menghadapi gelombang kedua kasus Covid-19. Hal ini menyebabkan permintaan gas di India terus meningkat.

Untuk itu pemerintah Indonesia bekerjasama dengan PT. Samator Group sebagai produsen utama gas oksigen di Indonesia akan membantu.

“Bantuan tabung berisi oksigen ke India ini tidak akan mengganggu pasokan oksigen di dalam negeri karena sudah dipertimbangkan,” ucapnya.

Peristiwa di India, tambah Airlangga, harus menjadi pelajaran berharga bagi bangsa di Indonesia. Apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi momen Idul Fitri.

Mobilitas warga akan lebih padat dari biasanya sehingga untuk mengantisipasi lonjakan kasus, aturan penghapusan mudik juga perlu diikuti dengan disiplin masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan.

“Mari kita bersama-sama berdoa agar situasi di India dapat dikendalikan. Tentunya saya juga terus menghimbau kita semua untuk memperketat protokol kesehatan kita dan terus taat dan disiplin terutama dalam memakai masker dan menghindari keramaian. Jangan ‘ “Jangan biarkan itu lepas,” pungkasnya.

Editor: Rany P Sinaga
Sumber: Jawapos

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button