Kilas Info Nasional

Biden Hadapi Tantangan Lebih ‘Mengerikan’ Dibanding…

loading…

WASHINGTON – Sejarawan telah menempatkan tantangan yang dihadapi Joe Biden saat ini setara dengan, atau bahkan lebih dari apa yang dihadapi Abraham Lincoln ketika dia dilantik pada tahun 1861 untuk memimpin sebuah negara yang terpecah ke dalam perang saudara. Atau juga dengan Franklin Delano Roosevelt, saat dia disumpah ketika terjadinya Depresi Besar di Amerika Serikat (AS) pada tahun 1933.

Masa kepresidenan Lincoln, seorang Republik dan Roosevelt, seorang Demokrat merupakan cetak biru bagi para pemimpin Amerika dalam mengubah krisis menjadi peluang. Ini menarik orang melewati perpecahan partisan atau kekuatan ideologis yang dapat menghentikan kemajuan.

Baca: Arab Saudi Harapkan Hubungan Sangat Baik dengan Pemerintahan Biden

“Krisis menghadirkan peluang unik untuk perubahan skala besar dengan cara yang mungkin tidak terjadi pada momen biasa,” kata Lindsay Chervinsky, sejarawan presiden dan penulis “The Cabinet: George Washington and the Creation of an American Institution”.

“Semakin intens krisis, semakin besar kemungkinan negara untuk mendukung seseorang untuk mencoba memperbaikinya – konsep bersatu dalam perang atau bersatu melawan ancaman bersama,” sambungnya, seperti dilansir Japan Today.

Tetapi, jelasnya, dengan beberapa ukuran, Roosevelt dan Lincoln memiliki keuntungan yang tidak dimiliki Biden. Saat Roosevelt menjabat, Partai Demokrat memiliki mayoritas yang kuat di Kongres. Fakta ini membantunya berkuasa melalui agendanya yang ekspansif. Sedangkan Partai Republik di masa pemerintahan Lincoln mendapat dorongan separatis yang menyusutkan barisan lawan-lawannya di Kongres.

Biden, sementara itu, akan memiliki mayoritas Demokrat yang paling sempit di Kongres. Partai Republik, yang menghadapi krisis eksistensial yang dibuatnya sendiri setelah era Donald Trump, dan sangat tidak pasti seberapa kooperatif mereka dengan pemerintahan Biden.

Source link

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button