Kilas Info Nasional

Butuh anggaran Rp 2 triliun, proyek PLTSa harus melibatkan investor besar

Ashari Prawira Negara
Biaya investasi proyek pembangunan PLTSa Kota Makassar diperkirakan mencapai Rp 2 triliun. Foto: Ilustrasi / Maman Sukirman

MAKASSAR – Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang akan dibangun di Kota Makassar membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Biaya investasi diperkirakan mencapai Rp 2 triliun.

Sekretaris Tim Percepatan Pembangunan PLTSa Kota Makassar Saharuddin Ridwan mengatakan, pemerintah akan selektif melibatkan investor dalam proyek strategis nasional ini. Syarat utamanya, harus punya modal yang kuat karena anggaran yang tinggi.

Artinya investor ini harus siap karena dia akan besar, dia punya sumber keuangan untuk mengelolanya. Karena semua beban ada pada mereka (investor), ”ujarnya. Dengan biaya investasi sebesar itu, diharapkan proyek ini dapat dibangun tanpa memberatkan APBD Kota makassar.

Baca juga: BUMN China Siap Berinvestasi Penuh di Proyek PLTSa Makassar

Pasalnya, dalam proyek PLTSa ini Pemerintah Kota Makassar akan menampung Biaya Jasa Pengolahan Sampah (BLPS) yang menjadi kewajiban pemerintah setiap tahun. Di mana harus mulai membayar setelah pembangunan selesai.

Berdasarkan hasil feasibility study (FS) atau studi kelayakan yang dilakukan oleh China National Technical Import and Export Corporation, BLPS per ton akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 390.000 atau sekitar Rp 79 miliar per tahun.

Biaya tersebut dapat ditutup dari anggaran bantuan pusat sesuai dengan PMK No. 26/2021 tentang Dukungan Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Pengelolaan Sampah di Daerah. Dimana anggaran dukungan dari pemerintah pusat bisa mencapai maksimal Rp 500.000 per ton.

“Menurut studi kelayakan yang dilakukan (perusahaan asal) China (BPLS) itu Rp 390.000 per ton. Artinya kalau benar-benar dibantu pemerintah pusat maksimal Rp. Dijadikan acuan karena ada PMK, ”kata Sahar.

Baca juga: Pemerintah Kota Makassar diminta jeli menentukan investor PLTSa

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Andi Iskandar mengatakan pertimbangan tersebut, termasuk pembiayaan, harus jelas. Pasalnya, proyek PLTSa sudah berjalan sejak lama.

Apalagi, lanjutnya, pemerintah pusat juga mempertanyakan progres pembangunan PLTSa Kota Makassar. Hingga saat ini, masalah masih masalah pembebasan lahan yang belum tuntas.

“Kami memang sedang diburu, dan kami juga diatensi setelah jalan Surabaya (PLTsa). Itu keinginan pusat, Makassar sudah maju,” kata Iskandar.

Rencananya, PLTSa Kota Makassar akan dibangun di TPA Antang, Desa Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar. Total lahan yang dibutuhkan sekitar 5 hektar, sedangkan masih ada 2,7 hektar lahan yang belum dibebaskan di lokasi tersebut.

Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan anggaran Rp 10 miliar untuk pengadaan dan pembebasan lahan PLTSa. Jika belum tuntas, Pemkot berencana mengalihkan lokasi proyek PLTsa dari sebelumnya ke arah Selatan, ke kawasan Barat Daya. TPA Antang.

Baca juga: PLTS Jadi Primadona, Biaya Investasi Turun 80%

(agn)

pramuat video

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button