Berita

Buya Anwar Abbas: Abu Janda Terlalu Banyak Beri Pernyataan Meresahkan : Okezone Nasional

JAKARTA – Pemerhati sosial-keagamaan Anwar Abbas menilai Permadi Arya alias Abu Janda, sudah terlalu banyak mengeluarkan pernyataan yang meresahkan, dan menyakiti hati masyarakat.

Karena itu, Buya Anwar, sapaan akrabnya, mendukung laporan polisi yang dilayangkan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) terhadap Abu Janda.

“Menurut saya Abu Janda ini sudah terlalu banyak mengeluarkan pernyataan yang meresahkan, dan menyakiti hati masyarakat terutama umat Islam karena sikap dan pernyataannya yang merendahkan agama Islam serta para ulama dan umatnya,” katanya melalui keterangan tertulisnya kepada MNC Portal Indonesia.

Baca juga:  Abu Janda Nge-twit ‘Islam Arogan’, PP Muhammadiyah Sebut Hanya Cari Perhatian

Buya Anwar yang juga Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) berujar, saat ini Abu Janda kembali berulah dengan mengeluarkan pernyataan diduga rasis terhadap pejuang hak asasi manusia (HAM) asal Papua, Natalius Pigai.

“Sehingga pernyataan Abu Janda yang sangat rasis tersebut telah mendapat reaksi keras dari anak-anak muda yang berada di KNPI sehingga KNPI meminta yang bersangkutan untuk ditindak dan dilakukan terhadapnya proses hukum,” jelasnya.

Baca juga:  Singgung Perasaan Umat Islam: Susi Pudjiastuti: Ayo Unfollow Akun Abu Janda!

Di samping itu, lanjut Buya Anwar, peran Abu Janda selama ini dinilai telah banyak merusak citra pemerintahan Jokowi dan Kepolisian. Pasalnya, umat dan masyarakat sudah kerap ‘berteriak’ meminta agar pegiat media sosial ini diproses hukum.

“Tapi dalam faktanya pihak Kepolisian tetap tidak dan belum melakukan apa-apa terhadap yang bersangkutan, sehingga terkesan bahwa Abu Janda ini adalah orang yang dipelihara oleh pihak pemerintah dan pihak kepolisian untuk mengobok-obok umat Islam,” katanya.

Kesimpulan seperti itu, kata Buya Anwar, lahir bukan tidak ada dasarnya. Karena kalau ada orang lain yang melakukan hal serupa, pihak kepolisian cepat sekali menangkap dan memprosesnya. Sementara kalau Abu Janda yang melakukannya, maka ia bisa tetap merdeka dan bebas cuap-cuap.

“Sehingga terkesan yang bersangkutan adalah orang yang dilindungi oleh pemerintah dan kepolisian sehingga yang bersangkutan tidak terjamah oleh hukum. Hal ini tentu saja sangat-sangat kita sesalkan,” ucapnya.

Untuk itu, menurut dia, bila tuntutan KNPI ini tetap tidak direspon dan tidak ditindaklanjuti oleh pihak Kepolisian, maka citra pemerintah dan polisi di mata masyarakat akan semakin jatuh. Dirinya pun tidak ingin hal itu terjadi.

“Jangan gara-gara seorang Abu Janda susu sebelanga rusak dibuatnya. Oleh karena itu menurut saya kasus Abu Janda ini benar-benar akan menjadi batu ujian bagi Kapolri yang baru karena kasus-kasus Abu Janda ini akan menjadi alat ukur bagi masyarakat luas dalam menilai kerja dan kinerja Kapolri yang baru. Untuk itu kita tunggu dan lihat saja sikap dan tindakan dari Kapolri. Saya yakin sebagai kapolri baru beliau tentu akan bersikap dan tidak akan berdiam diri saja,” tutupnya.

Source link

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button