Info Aktual

Dana Bantuan Sosial Covid-19 Rp 55 Triliun Jangan Salah Sasaran Lagi

Ilustrasi korupsi bantuan sosial covid-19. Foto: dok.JPNN.com

Radarciangsana.com, JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR Heri Gunawan meminta pemerintah meningkatkan akurasi data penerima program bansos Covid-19 menyusul perpanjangan PPKM Darurat hingga 25 Juli 2021.

Apalagi, Presiden Jokowi mengatakan akan menambah alokasi Dana bantuan Covid-19 sebesar Rp 55 triliun berupa BST, PKH, sembako, kuota internet, dan subsidi listrik, insentif UMKM hingga obat-obatan gratis.

Hergun yang akrab disapa Heri Gunawan mengatakan, penambahan alokasi bansos tentu akan berdampak pada APBN karena akan ada refocusing dan realokasi anggaran.

“Seharusnya tambahan anggaran itu benar-benar menjangkau masyarakat yang terkena dampak,” kata Hergun di Jakarta, Rabu (21/7).

Ketua DPP Gerindra juga menilai perlu adanya pendataan akurat warga positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman). Hal ini dapat dilakukan dengan menempatkan aparatur sampai ke tingkat RT.

Menanggapi pernyataan Presiden Jokowi bahwa telah terjadi penurunan rasio hunian tempat tidur (BOR), warga yang terpapar virus Corona yang isoman, terutama yang kondisinya parah perlu segera dirujuk ke rumah sakit.

Hal ini dinilai mampu menekan kasus kematian akibat isomanisme dan juga mengurangi antrian warga yang membutuhkan oksigen untuk kebutuhan isoman.

“Program obat gratis perlu dipercepat dan diperluas agar masyarakat yang saat ini isoman atau berstatus OTG tidak menumpuk antrian di apotek,” kata wakil ketua Fraksi Gerindra di DPR itu.

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button