Kilas Info Nasional

Diduga Jatuh saat Melaut, Nelayan Cirebon Ditemukan Meninggal

loading…

CIREBON – Seorang nelayan , Samsudin (40) ditemukan meninggal setelah satu hari tenggelam di perairan Kabupaten Cirebon , Jawa Barat. Jasad korban ditemukan sejauh 16 kilometer dari Muara Kapetakan, Cirebon, Sabtu (23/1/2021) sekitar pukul 08.10 WIB.

Kepala Badan Search and Rescue ( Basarnas ) Bandung Deden Ridwansah, tim SAR gabungan yang menggelar operasi pencarian sejak Jumat (22/1/2021) menerima informasi dari nelayan setempat bahwa telah menemukan jasad korban. (Baca juga: Siap-siap, RI akan Impor Daging Sapi dari Meksiko )

Tim SAR gabungan, kata Deden, lalu bergerak menuju lokasi penemuan untuk melakukan pengecekan langsung dan hasil dari pengecekan mayat yang ditemukan merupakan nelayan bernama Samsudin.

“Pukul 08.40 WIB, tim SAR gabungan mengevakuasi korban dan membawanya ke RSUD Gunung Jati. Adapun jarak lokasi penemuan korban dari Muara Kapetakan sejauh 8,7 NM (nautical miles) atau sekitar 16 kilometer,” ujarnya. (Baca juga: Jalan Terjal Tesla di India Mirip dengan Masalah di Indonesia )

Deden menuturkan, korban dilaporkan hilang dan diduga terjatuh dari perahu. Perahu milik korban ditemukan oleh nelayan lain tanpa penumpang dalam keadaan mesin masih menyala pada Jumat (22/1/2021) pukul 12.00 WIB.

Kantor SAR Bandung menerima informasi pada pukul 12.30 WIB dari Kuwu Kapetakan Kabupaten Cirebon Maryono terkait penemuan kapal nelayan dengan mesin masih menyala tanpa penumpang di perairan Kapetakan, Desa/Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon.

“Korban merupakan warga Dusun Ciherang RT 03/03, Desar Pasir Biru, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Cirebon . Dia (korban Samsudin) pergi melaut sejak Kamis (21/1/2021) pukul 03.00 WIB,” tutur Deden. (Baca juga: Diterpa Pandemi, Minat Warga Bandung Mengakses Aplikasi Kesehatan Tinggi )

Unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian antara lain Pos SAR Cirebon, Polsek Kapetakan, BPBD Kabupaten Cirebon, Potensi SAR MTA, potensi FKAM, aparat Desa Kapetakan dan nelayan. Agus Warsudi

(zai)

Source link

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button