DMI Desa Ciangsana Membuka Kembali Masjid/Musholla untuk Beribadah

  • Whatsapp
banner 468x60

RadarCiangsana.com, Ciangsana – Menindaklanjuti Surat Edaran Pengurus DMI Pusat sekaligus telah diberlakukannya PSBB Proporsional/Parsial Kabupaten Bogor dalam Penerapan New Normal, maka dengan ini Pengurus DMI Desa Ciangsana menghimbau kepada seluruh DKM Masjid/Musholla se-Desa Ciangsana untuk segera Membuka Kembali Masjid/Musholla untuk kegiatan ibadah sholat berjamaah & kegiatan ibadah lainnya.

Dengan dimulainya pemberlakuan & penerapan New Normal ini, maka dengan ini Segenap Pengurus DMI Desa Ciangsana mengucapkan terima kasih kepada seluruh DKM & Jamaah Masjid/Musholla Se-Desa Ciangsana serta semua pihak yang telah ikut membantu dalam mematuhi & melaksanakan semua himbauan yang telah dikeluarkan oleh PEMDES, MUI & DMI Desa Ciangsana selama masa Pandemi Covid19.

Tentunya harapan kami semua dalam memasuki Era New Normal ini, seluruh DKM Masjid/Musholla se-Desa Ciangsana untuk dapat segera mempersiapkan diri serta secepatnya menerapkan New Normal ini untuk kegiatan ibadah & kegiatan ibadah lainnya di lingkungan Masjid/Mushola masing-masing dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Demikian informasi kami sampaikan. Dengan iringan doa semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan & perlindungan untuk kita semua. Amin.

Itulah surat himbauan yang disampaikan dan ditanda-tangani oleh ketua DMI Desa Ciangsana Bapak H. Darma Agusnan Putra, SE, sebagai awal pemberlakuan New Normal di kawasan Desa Ciangsana. Tentunya hal ini membuat para jamaah merasa lega setelah sekian lama melakukan ibadah secara mandiri. Namun demikian, para Jamaah harus tetap mawasdiri dengan status penyebaran Covid-19, karena vaksin yang belum ditemukan.

Terkait dengan pembukaan Masjid dan Musholla ini, DMI Pusat beserta jajaran terkait telah membuat ketentuan yang harus diperhatikan oleh semua jamaah, antara lain:

  1. Menggunakan masker sejak keluar rumah dan selama beribadah
  2. Menjaga jarak antar jamaah minimal 1,5 Meter
  3. Membawa perlengkapan ibadah sendiri
  4. Menghindari kontak fisik (salaman)
  5. Menghindari lama berdiam diri kecuali kepentingan ibadah wajib

Kebijakan ini akan dievaluasi sesuai dengan tingkat kewaspadaan wilayah Kabupaten Bogor. RC/red.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *