Kilas Info Daerah

Dugaan Penggelapan Pupuk Bersubsidi bagi Petani di Sukamakmur Kerugian Uang, Polisi Intervensi

Laporan Jurnalis TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

RADARCIANGSANA.COM, SUKAMAKMUR – Kasus dugaan penggelapan pupuk subsidi merugikan ribuan petani di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

Para petani di desa tidak mendapatkan haknya pupuk disubsidi dari Kartu Tani program Kementerian Pertanian (Kementan).

Bahkan para petani ini mengalami kekurangan ketersediaan pupuk.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari salah satu Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di desa tersebut, diduga penggelapan dilakukan melalui agen distributor. pupuk kumpulkan kartu pertanian dan gunakan untuk mengukus pupuk.

Pupuk yang seharusnya dijual kepada petani dengan harga yang diatur dalam peraturan Kementerian Pertanian justru dijual oleh oknum-oknum ke mitra toko pertanian dengan harga tinggi dan dalam jumlah banyak.

“Sekarang kartunya tidak bisa digunakan untuk membeli pupuk dengan harga yang murah. Bahkan perbekalan pupuk distributor kosong. Padahal ransum pupuk seharusnya subsidi tetap ada, ”kata salah satu petani yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan, Senin (8/3/2021).

Petani pemegang kartu Tani kini terpaksa membeli pupuk non-subsidi ke Cianjur atau distributor resmi luar.

“Harganya lebih mahal, jadi memberatkan kita di masa sulit seperti ini,” ucapnya.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Handreas Ardian mengkonfirmasi dugaan penggelapan pupuk ini.

Ia mengatakan bahwa dugaan penggelapan pupuk subsidi masih dieksplorasi.

“Ya, sedang dijajaki,” kata AKP Handreas saat dikonfirmasi lewat pesan singkat.

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button