Kilas Info Nasional

Faktor Cuaca Disebut Pengaruhi Kenaikan Harga Cabai

Ashari Prawira Negara
Harga cabai di Kota Makassar masih cukup tinggi, faktor cuaca disebut pengaruhi kenaikan harga tersebut. Foto: dok/sindonews

MAKASSARHarga cabai utamanya jenis Rawit di Kota Makassar belum mengalami penurunan sejak akhir Desember lalu, buruknya cuaca disebut sebagai faktor utama gagalnya produksi cabai petani.

Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kota Makassar Sri Rejeki melaporkan harga cabai terpaut masih berada dikisaran Rp40.000 hingga Rp50.000 dari harga normal Rp20.000 hingga Rp30.000.

Padahal kebutuhan utama cabai disebut ada pada dua event besar yaitu hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, namun harga tersebut sama sekali belum beranjak meski beberapa pekan telah berlalu.

Baca Juga: Gegara Cabai Rawit dan Daging Sapi, Harga Barang-Barang Jadi Ikutan Naik

“Memang kan karena cuaca jadi produksi berkurang, dan beberapa juga laporan banyak yang dikirim ke luar daerah,” kata Sri kepada KORAN SINDO (22/1/2021).

Meski cukup tinggi dan produksi yang terganggu, sejak laporan terakhir stok cabai dilaporkan masih mencukupi kebutuhan pasar Kota Makassar.

Sementara harga rata-rata terakhir tercatat sebesar Rp44.000 perkilo hanya turun Rp1000 dari hari sebelumnya yaitu Rp45.000.

“Jadi harganya sekarang stagnan, intinya kita masih terus lakukan pemantauan di lapangan terkait harga cabai ini, karena ini jadi adalah satu komoditas penting,” katanya.

Sementara itu dari data Dinas Ketahan Pangan Kota Makassar tercatat total stok cabai rawit masih ada sebanyak 56 ton dari kebutuhan sebanyak 51 ton, sementara cabai merah besar tercatat masih ada sebanyak 13 ton dengan kebutuhan 8 ton.

Baca Juga: Edan, Harga Cabai Rawit Menggila di Pangkalan Bun Tembus Rp200 ribu Per Kg

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar Sri Sulsilawati yang dihubungi terpisah mengatakan, stok di Makassar sebagian besar dilaporkan berasal dari luar daerah yaitu Jeneponto dan Takalar.

Sementara akibat cuaca, petani cabai di sana beralih menanam padi sehingga produksi daerah menjadi berkurang.

“Lahan sawah yang digunakan menanam cabai relatif terendam air yang sudah hampir sebulan sehingga tidak memungkinkan lagi menanam cabai,” katanya.

Makassar dikatakan masih lebih baik di kisaran harga tersebut lantaran beberapa daerah dilaporkan mengalami kenaikan yang lebih parah, apalagi beberapa suplai masih mampu dikirim ke luar daerah.

(agn)

preload video

TULIS KOMENTAR ANDA!

Source link

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button