Kilas Info Daerah

Heboh Kasus Kepala Desa di Bekasi, Diduga Cabul, 6 Staf Memberikan Kesaksian Berbeda dengan Korban, Katanya

RADARCIANGSANA.COM – Polisi mengatakan mereka telah menanyai enam orang staf kelurahan terkait kasus seorang lurah yang diduga melakukan pelecehan seksual di kota Bekasi, Jawa barat.

Dari uraian enam staf Bahwa, polisi menemukan cerita yang berbeda dengan versi yang diberitakan ER (24) as korban.

Versi: kapan korban

Berdasarkan laporan polisi nomor LP / 2784 / K / XII / 2020 / SPKT / Restro Bekasi Kota, ER melaporkan bahwa dugaan pelecehan seksual oleh kepala desa terjadi saat dia mengantarkan teh manis yang dia pesan staf kepala desa.

Peristiwa itu terjadi pada 8 Desember 2020, sedangkan laporan polisi dibuat tiga hari kemudian.

Saat UGD sampai di kamar, lurah dipanggil untuk menghampiri UGD, memesan minum saat yang sama, lalu pada saat yang sama menyodok pantatnya.

UGD diam dan langsung keluar. ER kemudian dibuat minum perintah kepala desa dan kemudian mengantarnya ke kamar.

Begitu UGD memasuki ruangan dan hendak meletakkan minum, kepala desa itu duduk di meja.

Staf kepala desa yang tadi berada di dalam langsung bergegas keluar dan diduga mengunci pintu.

Kepala desa dikatakan meminta UGD duduk di sampingnya, tapi ditolak.

Baca juga: Soal Korupsi Dana Bansos di Desa Cipinang, Bogor, Sekretaris Desa Masih Diminta, Polisi: Orang Ini Hilang

Baca juga: Sepeda motor itu menghilang sebulan lalu saat anak pakai, ibunya: Alhamdulillah masih rezeki

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button