Kilas Info Daerah

Kabupaten Indramayu menempati posisi ketiga setelah mampu menekan mobilitas penduduk sebesar 22,50 persen

INDRAMAYU I JABRONLINE.COM – Anehnya, Kabupaten Indramayu termasuk dalam sepuluh besar wilayah yang mampu menekan mobilitas warganya selama pelaksanaan PPKM Darurat di Jawa dan Bali.

Kabupaten Indramayu menempati posisi ketiga setelah mampu menekan mobilitas penduduk sebesar 22,50 persen. Di atas Indramayu, peringkat kedua adalah Kabupaten Blitar, Jawa Timur (23,48 persen) dan peringkat pertama Kota Salatiga, Jawa Tengah (23,84 persen), Rabu (21/7/2021).

Dari sepuluh kabupaten/kota yang masuk sepuluh besar, hanya Indramayu yang mewakili Jawa Barat.

Artinya Kabupaten Indramayu dipastikan menempati urutan pertama kabupaten/kota di Jawa Barat yang mampu menurunkan mobilitas warganya dengan persentase yang tinggi.

Data tersebut diperoleh dari SIGAP (Sistem Informasi Pengawasan PPKM Darurat di Jawa Bali), yang sebelumnya dimutakhirkan pada Kamis pekan lalu oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, terkait pelaksanaan PPKM Darurat.

Penilaian tersebut telah dihitung berdasarkan beberapa indikator. Indikator pertama, melalui Google Traffic yang mengukur aktivitas dan traffic komunitas

Kemudian indikator kedua melalui Prospera Nightlight untuk mengukur aktivitas dan pergerakan orang pada malam hari melalui intensitas cahaya.

Reporter : Junedi

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button