Info Aktual

Kasus massa Megamendung, Habib Rizieq divonis denda Rp 20 juta | Radar Ciangsana

ILUSTRASI: Layar menampilkan suasana persidangan kasus pelanggaran protokol kesehatan dengan terdakwa Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur. (Dery Ridwansah / JawaPos.com)

JAKARTA-RADAR BOGOR, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis Rizieq Shihab dalam kasus massa di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Rizieq divonis membayar denda Rp. 20 juta, atau diganti dengan 5 bulan penjara.

“Menyatakan Rizieq Shihab terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembangkangan terhadap pelanggaran karantina kesehatan,” kata Ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa di persidangan, Kamis (27/5).

Dalam persidangan, terdakwa menghukum denda Rp 20 juta dengan ketentuan jika denda tidak dibayarkan diganti dengan pidana kurungan lima bulan, tambahnya.

ibn khaldun university bogor uika

Rizieq dinyatakan bersalah melanggar Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan. Adapun hal-hal yang memberatkan putusan ini, yakni karena Rizieq dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam mengurangi penularan Covid-19.

“Yang mengkhawatirkan, terdakwa menepati janjinya untuk mencegah massa simpatisan datang ke pemeriksaan perkara, sehingga memudahkan tugas aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan kelancaran persidangan ini,” kata Suparman.

Hakim menilai Rizieq adalah tokoh agama. Jemaatnya banyak, sehingga diharapkan kedepannya bisa memberikan pendidikan untuk taat kepada pemerintah untuk persoalan masyarakat.

Sementara itu, Rizieq dan pengacaranya masih memikirkan putusan yang akan dijatuhkan. Rizieq diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka dalam 3 kasus berbeda.

Dalam kasus keramaian di Petamburan, Jakarta Pusat, penyidik ​​menetapkan 6 tersangka. Yaitu Muhammad Rizieq Shihab (MRS) selaku penyelenggara, Ketua Umum FPI Shabri Lubis (SL) selaku penanggung jawab acara, Haris Ubaidillah (HU) selaku Ketua Panitia, Ali bin Alwi Alatas (A) selaku Sekretaris Panitia, Komandan LPI Maman Suryadi (MS) sebagai penanggung jawab keamanan, dan Habib Idrus (HI) sebagai ketua seksi acara.

Sedangkan untuk massa di Megamendung, Kabupaten Bogor, hanya Rizieq yang menjadi tersangka. Rizieq juga ditetapkan sebagai tersangka kasus pemblokiran kerja Satgas Covid-19 Kota Bogor di RS UMMI. Dalam kasus ini, Polri juga menetapkan tersangka kepada Direktur RS UMMI, Andi Tatat, dan Hanif Alatas.

Sumber: JawaPos.Com
Editor: Alpin

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button