Berita

Kesalahan Yunus Nusi Saat Menjabat Plt Sekjen PSSI

Jakarta, Radar Ciangsana –

Penjabat Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi diangkat sebagai Sekretaris Jenderal definitif yang diputuskan dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Selasa (25/5). Namun, saat menjabat sebagai Plt Sekjen, Yunus Nusi melakukan beberapa blunder.

Salah satu yang paling fatal adalah ditunjuknya Persija sebagai wakil Indonesia di Piala AFC 2021 mendampingi Bali United.

Padahal, dalam Entry Manual AFC Club Competition Edisi 2021 tepatnya pasal 9.1, AFC menjelaskan bahwa klub yang bisa tampil di Piala AFC 2021 harus memiliki salah satu syarat yaitu juara liga, juara turnamen (bahasa Indonesia). Piala), tempat kedua di liga, ketiga di liga. , dan menempati urutan keempat di liga.

Persipura pun memprotes keputusan tersebut. Alih-alih meminta maaf atas keputusan yang salah, PSSI melalui Yunus malah membuang jenazahnya.

“Soal protes dari Persipura sudah kami sampaikan kepada AFC. Jadi, sekarang tinggal menunggu keputusan AFC saja,” kata Yunus pada 19 Desember 2020.

Blunder lainnya, Plt Sekjen PSSI kerap lamban dalam memberikan informasi seputar keputusan AFC kepada publik.

Padahal, sebelum diumumkan oleh AFC, setiap federasi, termasuk PSSI, terlebih dahulu mendapat informasi berupa surat keputusan resmi.

Keputusan rapat Exco tersebut kini secara definitif mengangkat Yunus Nusi sebagai Sekjen PSSI.

Yunus Nusi langsung mengundurkan diri sebagai anggota Exco PSSI dan Ketua Asprov PSSI Kaltim, Selasa (25/5).

[Gambas:Video CNN]

(rhr)


Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button