(Kroscek Fakta) [SALAH] Instruksi Bupati Malang Izinkan Lomba Agustusan dan Kegiatan yang Datangkan Massa

  • Whatsapp
banner 468x60


Instruksi
tersebut palsu. Bupati Malang menegaskan tidak pernah menginstruksikan seperti
halnya narasi yang beredar dan akan mengambil langkah hukum. Pemkab Malang
sendiri telah mengambil kebijakan, yakni berupa larangan mengadakan karnaval dan
kegiatan yang mengundang keramaian.

Read More

banner 300250

Selengkapnya
terdapat di penjelasan!

KATEGORI:
FABRICATED CONTENT

===

SUMBER:
TANGKAPAN LAYAR

===

NARASI:

BUPATI
MALANG MENGELUARKAN INSTRUKSI KE SELURUH JAJARAN TERKAIT DAMPAK COVID 19. UNTUK
SEMUA HIBURAN BAIK BERUPA LOMBA, KONSER MUSIK ATAU KEGIATAN YANG SIFATNYA
MENDATANGKAN MASA BANYAK. BISA DI JALANKAN DI BULAN AGUSTUS 2020 DAN HARUS
WAJIB MENGIKUTI SESUAI PROTOKOL KESEHATAN.

SEKIAN
TERIMA KASIH

===

PENJELASAN:
Beredar tangkapan layar terkait instruksi Bupati Malang Sanusi yang mengizinkan
pengadaan lomba Agustusan, konser musik dan kegiatan lain yang mengundang keramaian
di tengah pandemi. Agar lebih meyakinkan masyarakat, pada gambar instruksi
turut disematkan logo Pemerintahan Kabupaten Malang.

Melansir
dari timesindonesia.co.id, Bupati Malang Sanusi menegaskan bahwa instruksi tersebut
adalah palsu alias hoaks. Sanusi akan mengambil tindakan tegas berupa langkah
hukum terhadap oknum tidak bertanggung jawab yang mencatut namanya tersebut.

“Hoaks
itu. Yang membuat dan sengaja menyebarkan nanti saya laporkan kepada pihak
berwajib. Karena meneybarkan hoaks,” tegas Sanusi.

Sementara
mengutip pemberitaan beritajatim.com, Pemerintah Kabupaten Malang mengimbau
masyarakat untuk tidak menggelar karnaval. Sekretaris Daerah Kabupaten Malang
Wahyu Hidayat menjelaskan, upacara  HUT
RI tetap digelar sesuai dengan protokol kesehatan. Sementara untuk kegiatan
karnaval atau yang mengundang keramaian ditiadakan dan tidak diperbolehkan.

“Karena
masih pandemi, kami larang dulu adanya karnaval Agustusan. Seluruh Camat telah
dikumpulkan membahas pelarangan karnaval tahun ini. Selain itu, satgas Covid-19
per kecamatan juga ikut dikumpulkan,” jelasnya.

Lanjut
Wahyu menjelaskan, di tengah pandemi Covid-19 maka karnaval ditiadakan. Pelarangan
kegiatan sendiri tertuang pada Peraturab Bupati (Perbub) Malang Nomor 20 Tahun
2020 tentang Tatanan Kebiasaan Baru Covid-19.

“Tapi,
kami tidak membuat surat edaran tentang pelarangan karnaval, karena di Perbub
sudah ada penjelasannya. Sehingga semua kegiatan yang memunculkan keramaian
akan kami batasi,” tandas Wahyu.

===

REFERENSI:

https://www.timesindonesia.co.id/read/news/290518/beredar-instruksi-bupati-malang-sanusi-izinkan-lomba-agustusan-ini-faktanya



Source link

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *