Ekonomi

Menteri PPN: Ibu kota baru membantu menghidupkan kembali perekonomian

Hal ini menjadi pendorong bagi swasta nasional untuk mau membangun dan mendapatkan keuntungan darinya. Sehingga tingkat produktivitas modal naik dan menjadi objek pajak yang baik

JAKARTA (Radar Ciangsana) – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan pembangunan Ibu Kota Nasional (IKN) baru akan membantu merevitalisasi perekonomian.

Suharso saat wawancara online dengan Radar Ciangsana di Jakarta, Rabu, mengatakan pembangunan ibu kota baru tentunya membutuhkan banyak tenaga dan material sehingga akan mendorong para pelaku industri bergerak.

“Ini kebangkitan keterkaitan ke belakang ke belakang. Industri yang bergerak di bawah kapasitas pindah ke kapasitas dan dorongan efektif mereka indeks manajer purcashe up, “kata Suharso.

Suharso mencontohkan efek domino perkembangan IKN terhadap perekonomian negara dengan kegiatan haji dan umrah yang membutuhkan banyak tenaga kerja untuk mengatur perjalanan, penginapan dan konsumsi. Begitu juga dengan dibangunnya IKN yang akan membuat ratusan ribu orang berpindah ke lokasi baru.

“Kita sudah punya pengalaman mengelola 200 ribu orang (saat haji), tapi sudah ada tempat tinggal, sudah ada yang mau ke, sedangkan IKN yang kita tuju belum ada harusnya. diadili, “jelasnya.

Lebih lanjut Suharso mengatakan, pembangunan IKN merupakan lahan baru bagi para pengusaha untuk meningkatkan produktivitasnya yang sempat menurun akibat pandemi COVID-19.

Pemerintah optimistis melalui pembangunan IKN yang meliputi pembangunan rumah sakit, perguruan tinggi, hingga perkantoran gaya hidup akan mendorong mobilitas yang hebat.

“Hal ini memberikan dorongan bagi swasta nasional untuk mau membangun dan mendapatkan keuntungan darinya. Sehingga tingkat produktivitas modal meningkat dan menjadi objek pajak yang baik akan berlangsung selamanya,” jelasnya.

Ia mengatakan pembangunan dan pengalihan IKN akan mampu berdampak positif pada berbagai faktor dan sektor penggerak perekonomian dengan kontribusi antara 1,8 persen hingga 2,2 persen terhadap perekonomian.

Baca juga: Memastikan lokasi Istana Negara, Menteri PPN akan berkunjung ke ibu kota baru
Baca juga: Bappenas: Pembangunan istana negara di ibu kota baru rampung pada 2024
Baca juga: Bappenas: Pengembangan properti di IKN dorong pertumbuhan 0,2 persen

Reporter: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Faisal Yunianto
REPOST Radar Ciangsana 2021

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button