Berita

Pakistan Mulai Vaksinasi Covid-19 Pekan Depan

Jakarta, CNN Indonesia —

Pemerintah Pakistan akan memulai program vaksinasi Covid-19 pada pekan depan dengan pemberian pertama kepada para petugas kesehatan.

“Insyaallah vaksinasi petugas kesehatan yang berada di garda terdepan akan dimulai pada pekan depan,” kata Asad Umar, pejabat satgas penanggulangan pandemi di Pakistan, dalam sebuah kicauan, Rabu (27/1).

China telah berjanji akan menyumbangkan 500 ribu dosis vaksin virus corona yang dibuat oleh perusahaan asal negara tersebut, SinoPharm.


Dua sumber pemerintah mengatakan kepada Reuters bahwa gelombang pertama vaksin itu akan diterbangkan ke Pakistan pada Sabtu ini.

Pakistan sejauh ini telah menyetujui dua jenis vaksin untuk penggunaan darurat penanggulangan pandemi, satu dari SinoPharm, dan yang lainnya oleh AstraZeneca.

Sementara itu, sejumlah pejabat pemerintah mengatakan jenis vaksin lainnya yang akan mendapatkan persetujuan di Pakistan adalah Sputnik V dari Rusia.

Pihak BPOM Pakistan akan meninjau setiap tiga bulan berkaitan dengan keamanan, kemanjuran, dan kualitas dari vaksin tersebut.

Menteri Kesehatan Pakistan Fasial Sultan mengatakan negara tersebut bisa mendapatkan “dalam kisaran puluhan juta” dosis vaksin di bawah perjanjian dengan Cansino Biologics Inc. dari China.

Kandidat vaksin garapan Cansino, Ad5-nCoV kini hampir menyelesaikan uji klinis fase ketiga di Pakistan, dan Sultan menyebut hasil awal diperkirakan tersedia pada pertengahan Februari.

Negara Asia Selatan berpenduduk 220 juta tersebut juga berharap China mendonasikan satu juta dosis vaksin lagi.

Anggota satgas penanggulangan Covid-19 Pakistan, dr Ghazna Khalid mengatakan Pakistan akan membeli vaksin dari berbagai pasar.

“Akan ada akumulasi vaksin, akan ada konsorsium, akan ada vaksin China, akan ada AstraZeneca,” kata Khalid. “Kami adalah negara terbesar kelima di dunia, dan akan sangat sulit untuk diimunisasi,”

Pakistan hingga sejauh ini melaporkan kasus baru Covid-19 sebanyak 1.563 dan 74 kematian dalam 24 jam terakhir, menggenapi total kasus menjadi lebih dari 537.477 dengan 11.450 kematian.

(REUTERS/end)

[Gambas:Video CNN]


Source link

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button