Kilas Info Daerah

Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) TA 2020 Desa Bojong Indah, Kec. Parung Bertengger

BOGOR | Radarciangsana.com – Salah satu Program Pemerintah Kabupaten Bogor untuk kesejahteraan masyarakat kurang mampu dengan memberikan bantuan rehabilitasi Tidak Layak Huni (RTLH) di seluruh desa di seluruh Kabupaten Bogor telah mendapat respon yang baik dari masyarakat.
Sayangnya, dari hasil pemantauan media di lapangan, banyak terjadi penyimpangan dalam realisasi program ini. Diduga salah satunya terjadi di Desa Bojong Indah, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Sekretaris Desa Bojong Indah, Ahmad yang juga menjabat sebagai TPK saat dikonfirmasi oleh Media, Sabtu (20/2/2021) mengatakan, dalam proses mewujudkan perkembangannya ia tidak tahu banyak dan kapan anggaran mulai dikucurkan juga. tidak tahu.

Baca juga: Ujang Sutawijaya, S.Pd Kembali Memimpin KKGO di Kecamatan Cibinong

“Dalam hal ini saya TPK, tapi pelaksanaannya tidak saya tangani di lapangan, setahu saya pendampingan RTLH TA 2020 untuk desa Bojong Indah ada 7 (tujuh) unit, 4 unit diantaranya baru ada. sudah dikerjakan, 1 unit baru dihabiskan untuk material dan 2 unit lagi. belum. Saat ditanya kapan pembangunan dimulai? Dijawab, Desember.

Lalu ditanya lagi kapan anggaran mulai dicairkan? Dijawab, saya tidak tahu karena bendahara tidak pernah berkata. Terus ditanya lagi, apa penyebab keterlambatan pembangunan? Menjawab tanya saja Pak lurah biar lebih jelas, karena saya juga sudah tanya bendahara katanya tanya saja ke kepala desa. Lalu ditanya lagi, bagaimana dengan laporan pertanggungjawaban anggaran yang selama ini belum selesai? Dijawab, laporan pertanggungjawabannya belum dan saya tidak tahu apakah masih memungkinkan atau tidak, ”kata Ahmad.

Di tempat lain, Nesin, warga RT. 14/04 Desa Bojong Indah, salah satu warga penerima manfaat yang hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan haknya. Saat diwawancarai media, Selasa (23/2/2021), ia menjelaskan kekecewaannya kepada kepala desa karena hingga akhir Februari 2021 belum terealisasi. Padahal anggaran tersebut sudah didapat dari Pemerintah Kabupaten Bogor sejak tahun 2020.

“Saya kecewa dengan kepala desa Bojong Indah, sementara ada yang lain yang sudah dibangun. Padahal saya sudah berjanji pada 1 Februari 2021 akan dibangun, tapi sampai sekarang belum dibangun,” ujarnya. menjelaskan.

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button