Kilas Info Daerah

Pemerintah Kota Bandung Tegaskan Acara Pidana Pelanggar Protokol Kesehatan

BANDUNG | Radarciangsana.com – Pemerintah Kota Bandung berencana melonggarkan sejumlah sektor. Namun di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung juga akan menekankan penindakan terhadap pelanggar protokol kesehatan.

Dari hasil Rapat Terbatas (Ratas), Jumat 5 Maret 2021, beberapa bidang usaha yang akan diberikan kelonggaran antara lain jasa salon kecantikan dan arena bermain anak.

Revisi Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 6 Tahun 2021 tidak hanya membahas konten terkait pelonggaran ekonomi. Namun disertai sanksi hukum yang lebih tegas bagi pelanggarnya.

Baca juga: Guna meraih predikat WBBM tahun 2021, Kanwil Kemenkumham Yogyakarta lakukan studi bohongan di Lapas Kelas IIA Cibinong

Ketua Panitia Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial, berharap keputusan menambah relaksasi tersebut berdampak pada upaya pemulihan ekonomi. Namun, dia mengingatkan agar masalah kesehatan di tengah pandemi Covid-19 tidak segera dihiraukan.

“Sebagai satgas sudah kita coba jalan tengah dan sudah ada beberapa perubahan,” kata Oded di Balaikota Bandung, Jumat 5 Maret 2021.

Selain layanan relaksasi untuk salon kecantikan dan arena bermain anak, dalam regulasi terbaru, rencananya akan menambah jam operasional pusat kebugaran tersebut. Dari semua buka pukul 08.00 WIB akan dilanjutkan hingga pukul 06.00 WIB.

Namun, lanjut Oded, dalam aturan baru tersebut, sanksi bagi pelanggar, terutama tempat usaha, tidak hanya akan ditutup dan ditutup maksimal 14 hari. Namun, jika sudah disegel, tempat itu akan ditutup otomatis selama dua minggu.

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button