Ekonomi

Pemerintah Provinsi Jawa Timur sedang memperkuat desa wisata untuk memulihkan perekonomian saat pandemi

Salah satu upaya pemanfaatan potensi yang ada di Desa Wisata Coban Goa Jalmo, Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Surabaya (Radar Ciangsana) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat potensi desa wisata sebagai upaya perluasan pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan potensi yang ada di Desa Wisata Coban Goa Jalmo, Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Destinasi luar biasa, ada wisata kuliner, lokasi atau titik foto, sekaligus revitalisasi kawasan kolam renang, “kata Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur, Lianto, saat dihubungi dari Surabaya, Kamis malam.

Saat ini, kata dia, Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Cendono Berkah masih dalam kategori berkembang, namun diharapkan segera ditingkatkan menjadi BUMDesa dalam kategori lanjutan.

“Tentunya dengan pendampingan selama lima bulan dari Klinik BUMDesa Jatim,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi PT HM Sampoerna dan Yayasan Rumah Kita Sidoarjo (YRKS) sebagai mitra Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan bantuan kepada Desa Cendono dalam pengelolaan Desa Wisata Coban Goa Jalmo.
Baca juga: Pemerintah Provinsi Jawa Timur sedang mengembangkan desa wisata untuk mendongkrak sektor pariwisata
Baca juga: Khofifah meluncurkan paralayang dan agrowisata di Trawas

Sementara itu, Direktur Program Klinik BUMDesa Jawa Timur Nova Haryanto mengatakan proses pemulihan ekonomi Desa Wisata Coban Goa Jalmo sudah berlangsung sejak Januari 2021 dengan pendampingan berupa pelatihan intensif dan pendampingan, baik secara online maupun offline.

Program Klinik BUMDesa Jatim tahun ini, lanjutnya, fokus pada program pemulihan ekonomi daerah yang digalang Pemprov Jatim.

“Tim Klinik BUMDesa Jatim telah memberikan pelatihan dan pendampingan selama lima bulan terakhir, dengan memperkuat manajemen manajemen dan manajemen pemasaran serta menyusun standar operasional prosedur pariwisata,” ujarnya.

Kepala Divisi Humas Wilayah Pasuruan, Probolinggo, Malang PT HM Sampoerna Roesdiyono Nizar mengaku senang bisa bekerja sama dengan Pemprov Jatim dan YRKS membantu menghidupkan kembali perekonomian desa di sektor pariwisata.

“Masa pandemi ini menjadikan sektor pariwisata penurunan Jadi kami berharap kerjasama dengan program pendampingan dan pendampingan ini dapat menghidupkan kembali perekonomian di desa, ”ucapnya.
Baca juga: Wakil Gubernur Jawa Timur mengajak akademisi muda untuk menciptakan desa wisata yang inovatif

Reporter: Fiqh Arfani
Editor: Muhammad Yusuf
REPOST Radar Ciangsana 2021

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button