Kilas Info Global

Penelitian: 15 persen orang Brasil memiliki antibodi terhadap COVID-19

Brasilia (RADAR CIANGSANA) – Rata-rata 15 persen dari 210 juta penduduk Brazil memiliki antibodi COVID-19, kata peneliti, Rabu (26/5).

Studi yang didukung oleh lembaga penelitian (Fapesp) dan Universitas Federal Sao Paulo milik pemerintah Negara Bagian Sao Paulo itu dilakukan hingga akhir April ketika penularan virus corona meningkat.

Para peneliti menemukan bahwa tingkat antibodi sangat bervariasi di seluruh negeri.

Misalnya, 9,89 persen warga di Negara Bagian Ceara memiliki antibodi dan 31,4 persen di Amazonas, negara bagian yang pernah mengalami wabah virus korona yang parah dan bahkan memunculkan bentuk baru yang berkembang di dalam negeri – yang dikenal sebagai varian P1.

“Temuan ini menunjukkan bahwa ada banyak variasi spasial dalam epidemi. Kami memiliki sejumlah epidemi dan tidak hanya satu di Brasil,” kata ketua profesor studi Marcelo Burattini dari Unifesp.

Kehadiran antibodi COVID-19 menunjukkan bahwa seseorang mungkin terinfeksi virus di beberapa titik dan juga mungkin menunjukkan bahwa orang tersebut memiliki kekebalan.

Studi tersebut menguji 120.000 orang di 133 kota di seluruh Brasil antara 25 Januari dan 24 April. Burattini mengatakan mayoritas penduduk belum divaksinasi karena pengujian terkonsentrasi antara Januari dan pertengahan Februari, ketika program vaksinasi nasional baru saja dimulai.

“Kurang dari 1 persen orang yang dites mengatakan bahwa mereka telah menerima vaksin dan hampir tidak ada dari mereka yang mendapat vaksin kedua,” katanya.

Brasil menghadapi wabah COVID-19 terburuk kedua di dunia, setelah Amerika Serikat, dengan lebih dari 450.000 kematian. Setelah berbulan-bulan meremehkan bahaya virus corona, Presiden Jair Bolsonaro menuai kritik atas penanganannya terhadap pandemi dan peluncuran vaksin yang lambat dan tidak merata.

Sumber: Reuters

Baca juga: Hakim Brasil: Mantan Menteri Kesehatan itu bisa tetap bungkam saat menyelidiki kasus COVID

Baca juga: Brasil mulai memvaksinasi atlet dan stafnya menjelang Olimpiade Tokyo

Baca juga: Brasil menghentikan penggunaan vaksin COVID AstraZeneca pada wanita hamil

Layanan darurat, tentara Brasil mengirimkan oksigen ke Amazonas

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
REPOST BY RADAR CIANGSANA 2021

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button