Kilas Info Nasional

PGN Pastikan Tidak Ada Kebocoran Pipa Gas di Area SPBU Margomulyo…

loading…

SURABAYA – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk memastikan, tidak ada pipa gas milik perusahaan pelat merah itu yang bocor atau meledak di kawasan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Margomulyo, Surabaya, pada Minggu (24/1/2021) malam.

“Pada pukul 18.23 WIB, Tim Penanganan Gangguan jaringan pipa (TPG) PGN tiba di lokasi kebakaran . Dan pada pukul 18.58 WIB, dipastikan sumber kebakaran bukan dari pipa PGN. Jadi pipa PGN tidak dalam kondisi bocor sama sekali, aman terkendali dan beroperasi dengan baik,” kata Manajer Humas Sales Operation Region (SOR) III PT PGN, Hamalsyahan, Senin (25/1/2021).

Diketahui sebelumnya, sejak pukul 18.00 WIB hingga 22.30 WIB, setidaknya terjadi lima kali ledakan di kawasan SPBU Margomulyo. Dugaan awal, ledakan berasal dari kebocoran pipa gas.

“Kami masih melakukan pendalaman karena yang keluar api itu saluran pembuangannya, apakah benar ada kebocoran gas atau tidak. Lokasi yang keluar asap dari dalam ada tiga titik, yang satu titik keluar api,” kata Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya, Bambang Vistadi. Baca: Lima Ledakan Gemparkan Surabaya, Diduga Ada Pipa Gas Bocor di Area SPBU Margomulyo.

Diketahui, kejadian bermula pada pukul 18.00 WIB. Saat cuaca dalam kondisi gerimis. Api muncul di sekitar SPBU Margomulyo. Sedikitnya 28 personel Pemadam Kebakaran turun ke lokasi melakukan pemadaman. Ditambah jajaran Linmas, Polsek Tandes dan Satpol PP Surabaya, turun membantu.

Kanit Reskrim Polsek Tandes, Ipda Gogot Purwanto mengatakan, kobaran api sudah berhasil dipadamkan pada sekitar pukul 19.00 WIB terhitung sejak terjadi ledakan pertama pada pukul 18.00 WIB. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya sebuah warung di samping SPBU yang tersambar api akibat salah satu ledakan,” pungkasnya. Baca Juga: Usai Kirim Video Syur Dirinya ke Suami Orang, Gadis Ini Malah Ngaku Diperkosa.

(nag)

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button