Info Aktual

Potret Pilu dan Haru Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Meizar bercerita dengan suara lirih. Di ata KRI Semarang saat upacara tabur bunga, terasa berat saat mengingat sang adik tercinta telah pergi untuk selamanya. Sang adik, Panca Widya Nusanti, salah satu korban dalam insiden Sriwijaya Air SJ 182.

“Ibu Panca Widya Nusanti, itu adik saya, dia guru SMK 3 Pontianak,” kata Meizar di di atas KRI Semarang, usai tabur bunga, Jumat (22/1/2021).

Meizar bercerita, almarhumah korban Sriwijaya meninggalkan seorang suami dan anak yang masih seusia SD di rumahnya Pontianak. Dia pun berharap, identitas sang adik segera teridentifikasi.

“Dari info terakhir, Mba Wiwid belum teridentifikasi jadi kita sangat berharap bisa segera,” harap dia.

Meizar menyampaikan, pesan keluarga almarhumah di Pontianak untuk bisa membawa pulang bagian tubuh teridentifikasi agar bisa dimakamkan secara baik sesuai prosedur agama.

“Saya berharap bisa cepat teridentifikasi dan bisa dibawa pulang ke Pontianak dan dimakamkan sesuai syariat Islam,” dia menandasi.

 

(Fifiyanti Abdurahman)

Source link

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button