Presiden Jokowi Ajak UMK Manfaatkan Rendahnya Bunga KUR


Sementara ini dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi kemarin, sedangkan bunganya masih tiga persen per tahun

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) untuk memanfaatkan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang saat ini hanya berbunga tiga persen, guna memperkuat permodalan dan kapasitas usaha.

“Sementara ini dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi kemarin, sedangkan bunganya masih tiga persen per tahun. Tapi kalau pinjam kredit ke bank hati-hati. itu,” kata Presiden Jokowi pada acara penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi Pelaku UMK Perorangan di Jakarta, Rabu.

Presiden Jokowi menjelaskan, realisasi Program KUR pemerintah baru mencapai 49 persen dari total anggaran KUR sebesar Rp 373 triliun pada 2022.

“Masih ada Rp185 triliun yang masih di bank, ini bisa segera digunakan, tapi sekali lagi kalau mau pinjam harus dihitung dulu,” kata Presiden Jokowi.

Baca juga: Saat membagikan NIB, Presiden Jokowi mengenang sulitnya mendapatkan izin usaha

Presiden mengingatkan agar pelaku UMK tidak gegabah dalam meminjam dana dari perbankan. Pengajuan pinjaman ke bank perlu dilakukan dengan cermat dan memperhitungkan kemampuan serta waktu untuk melakukan pembayaran kembali. Dana yang dipinjam dari bank juga direkomendasikan untuk tujuan produktif, bukan konsumtif.

“Ada peluang dapat (kredit) Rp 200 juta, ambil Rp 200 juta. Sebanyak Rp 100 juta untuk beli mobil. Saya jamin ga Kalau ada yang bisa mengembalikan, saya jamin tidak akan bisa mengembalikannya,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga mengapresiasi fungsi intermediasi perbankan nasional yang berjalan dengan baik. Menurut dia, hingga April 2022, total kredit dari perbankan telah disalurkan sebesar Rp 1.195 triliun.

Baca juga: Bahlil: UKM bisa menggunakan NIB sebagai agunan untuk mendapatkan kredit bank

NIB membuatnya mudah

Lebih lanjut Presiden Jokowi mengatakan, pelaku UMK yang sudah memiliki NIB akan lebih mudah mendapatkan sumber pendanaan dari perbankan dan mendapatkan program bantuan pemerintah.

“Kalau ini tidak ada, kita akan lihat ke lapangan. Pemerintah juga sangat sulit membantu,” kata Presiden Jokowi.

Presiden mengungkapkan, sejak Agustus 2021 hingga Juli 2022, telah diterbitkan 1,5 juta NIB dengan bantuan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS).

“Sebelum ada OSS, setidaknya dua ribu izin dikeluarkan per hari. Sekarang sudah mencapai tujuh ribu hingga delapan ribu per hari,” kata Presiden Jokowi.

Baca juga: Erick Thohir: UMKM dengan NIB lebih mudah mendapatkan pembiayaan

Reporter: Indra Arief Pribadi
Editor: Risbiani Fardaniah
HAK CIPTA © ANTARA 2022

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button