Berita

Pria AS dituduh mengancam akan membunuh Presiden Biden

Jakarta, Radar Ciangsana –

Men Amerika Serikat Penduduk asli New Mexico John Benjamin Thornton didakwa di pengadilan federal karena diduga mengancam akan membunuh Presiden Joe Biden.

Thornton dituduh menggunakan saluran komunikasi antarnegara bagian untuk mengirimkan ancaman bahaya kepada seseorang.

Serangkaian pesan teks yang diduga ditulis Thornton digunakan sebagai bukti, termasuk pernyataan oleh pria yang mengklaim telah “mengambil kepemimpinan kelompok bersenjata” yang dikenal sebagai anti-pemerintah.

Menurut dokumen pengadilan, Thornton menyebut dirinya “jenderal perang revolusioner”. Dia mengirim pesan bertuliskan “5 bintang setelah saya mengeksekusi Joe Biden karena pengkhianatan.”

Penyelidik Biro Investigasi Federal (FBI) tidak mengidentifikasi penuntut atau pihak yang menerima rangkaian pesan teks Thornton.

Saat ini diluncurkan CNN, Thornton ditahan tanpa jaminan. Menurut data penjara Dona Ana County, Thornton belum menunjuk pengacara untuk menemaninya di persidangan Jumat ini.

Dalam pesan lainnya, Thornton juga mengancam akan menembak mati semua orang, termasuk mantan istrinya.

“Mantan istri saya adalah pengkhianat dan kemungkinan besar akan dieksekusi oleh pemerintahan baru saya,” membaca salah satu pesan yang diduga dikirim Thornton.

Dokumen pengadilan mengatakan Thornton telah menjadi subjek penuntutan sejak 11 November 2020. Beberapa orang mengaku telah menerima pesan mengganggu yang berbau ancaman dari Thornton.

Thornton juga disebut-sebut telah membuat serangkaian ancaman baru terhadap Biden dalam beberapa bulan terakhir.

Kasus Thornton bukanlah yang pertama terjadi. Seorang pria dari Carolina Utara ditangkap oleh polisi pada bulan Februari karena dengan sengaja mengancam akan mengambil nyawanya dan melukai Biden.

Jaksa menuduh pria itu beberapa kali menelepon Gedung Putih untuk mengancam Biden.

Pada Oktober 2020, seorang pria Maryland juga menghadapi tuntutan pengadilan federal karena diduga mengancam Biden dan Kamala Harris, calon presiden dan wakil presiden.

(rds / dea)

[Gambas:Video CNN]


Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button