Kilas Info Daerah

Putuskan Ketergantungan Dunia Politik dari Pemilik Modal

Dunia politik sangat bergantung pada pemilik modal sehingga jauh dari rakyat

Oleh: Anwar Abbas, Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaan

RADARCIANGSANA.COM — Salah satu penyebab munculnya banyak masalah di negeri ini adalah kehidupan dunia yang rusak dan tidak sehat politik kita. Kita tahu bahwa setiap parpol ingin mendapatkan suara yang banyak dalam pemilu. Dan jika kadernya ingin maju di pilkada atau pilkada misalnya, tentu ingin menang.

Adanya niat dan keinginan tersebut tentunya sah dan wajar. Namun masalahnya, untuk mencapai tujuan tersebut mereka membutuhkan dana yang besar.

Timbul pertanyaan dari mana mereka membiayai ketika mereka tidak punya uang atau apakah mereka mendapat dana dari APBN jumlah yang mereka terima masih jauh dari yang mereka butuhkan.

Terakhir, untuk mengatasi masalah ini, mereka membangun kontak dan relasi dengan pengusaha atau pemilik modal sehingga ada dua kemungkinan. Pertama, pengusaha memberi mereka uang tanpa diminta politisi dan pimpinan partai.

Atau kedua, politisi dan pimpinan partai meminta uang dan bantuan finansial dari pengusaha dan pemilik modal.

Jika demikian halnya, maka ada perkataan orang bijak yang benar-benar patut kita perhatikan dan cermati, di mana beliau berkata: Jika Anda memberi kepada orang yang Anda inginkan, Anda akan mampu mengatur mereka. Dan jika Anda bertanya kepada orang yang Anda inginkan maka Anda akan menjadi tawanannya.

Sekarang di negeri inilah yang telah terjadi dan telah menjadi fakta dan kenyataan di mana para pemimpin partai dan politisi kita telah diperintahkan dan ditawan oleh pemilik modal.

Ini tentu saja tidak baik dan sehat, tidak hanya untuk kehidupan dunia politik kita tetapi juga untuk kehidupan masyarakat dan orang-orang dan bangsa dan negara kita.

Hal ini dikarenakan pimpinan partai dan politisi kita berhutang budi kepada pemilik modal sehingga setiap undang-undang dan kebijakan yang dibuat berkaitan dengan kepentingan dan keinginan masyarakat. pemilik modal yang telah membantu dan membayar tujuan mereka yang harus mereka perhatikan dan perjuangkan.

Jadi, pada kenyataannya, kami melihat bahwa ada banyak undang-undang dan kebijakan yang telah dibuat di negara ini yang lebih berpihak pada pemilik modal daripada rakyat pada umumnya.

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button