Ekonomi

Saham Australia naik lagi didukung oleh Wall Street dan harga bijih besi

SYDNEY (Reuters) – Sinyal positif dari Wall Street semalam membantu saham Australia memperpanjang kenaikan hingga hari kelima Kamis pagi, dengan harga bijih besi yang kuat semakin meningkatkan saham pertambangan.

Indeks acuan S & P / ASX 200 naik 0,4 persen menjadi 6.953,2 poin pada awal perdagangan, setelah berakhir lebih tinggi untuk empat sesi sebelumnya.

S&P 500 dan Dow di Wall Street ditutup sedikit lebih tinggi setelah Federal Reserve AS, dalam risalah rapat terakhirnya, menegaskan kembali komitmennya pada sikap akomodatif hingga melambung ekonomi lebih aman.

Sub indeks pertambangan naik lebih dari satu persen, mencapai level tertinggi dalam hampir satu bulan.

Saham industri bijih besi terangkat setelah komoditas naik hampir 2 persen pada Rabu (7/4/2021) seiring rekor harga baja di China mendorong investor untuk membuat taruhan tentatif.

Fortescue Metals Group Ltd naik 2,4 persen, sementara BHP Group Ltd naik 1,8 persen. Kedua saham tersebut termasuk persentase keuntungan tertinggi dalam indeks benchmark.

Sektor energi naik 0,2 persen, dipimpin oleh saham Ampol Ltd yang naik 1,2 persen, didorong oleh sedikit kenaikan harga minyak akibat membaiknya prospek ekonomi. Saham teknologi dan keuangan masing-masing naik sekitar 0,3 persen.

Sebaliknya, saham emas terdiam, seiring penurunan harga emas pada Rabu (7/4/2021) sehari setelah sempat menyentuh level tertingginya dalam kurun waktu lebih dari sepekan.

Di Selandia Baru, indeks acuan S & P / NZX 50 naik 0,43 persen menjadi 12.540,6 poin pada awal perdagangan.

Baca juga: Pasar saham Australia ditutup menguat, semua sektor naik
Baca juga: Bursa Australia ditutup menguntungkan, terangkat oleh naiknya saham teknologi
Baca juga: Saham Australia dibuka lebih tinggi karena kenaikan di sebagian besar sektor

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
REPOST Radar Ciangsana 2021

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button