Ekonomi

Saham Jerman kembali menguat, indeks DAX 30 terangkat 1,56 persen

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30, sebanyak 27 saham berhasil mencetak keuntungan dan tiga saham mengalami kerugian.

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman kembali ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa (2/2/2021), mencatat kenaikan untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt terangkat 1,56 persen atau 213,14 poin, menjadi menetap di 13.835,16 poin.
Indeks DAX 30 melonjak 1,41 persen atau 189,15 poin menjadi 13.622,02 poin pada Senin (1/2/2021), setelah terpangkas 1,71 persen atau 233,06 poin menjadi 13.432,87 poin pada Jumat (29/1/2021), dan menguat 0,33 persen atau 45,47 poin menjadi 13.665,93 poin pada Kamis (28/1/2021).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30, sebanyak 27 saham berhasil mencetak keuntungan dan tiga saham mengalami kerugian.

Baca juga: Saham Jerman Selasa dibuka naik 0,75 persen

Perusahaan manufaktur mesin pesawat terbang MTU Aero mengantongi keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terdongkrak 4,04 persen.

Disusul oleh saham perusahaan produsen mobil Volkswagen dan pemasok komponen otomotif Continental, yang naik masing-masing meningkat 3,77 persen dan 3,49 persen.

Di sisi lain, perusahaan pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamya anjlok 10,31 persen.

Baca juga: Saham Prancis untung hari kedua, indeks CAC 40 melonjak 1,86 persen

Diikuti oleh saham perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE, dan kelompok perusahaan energi E.ON yang masing-masing merosot 3,08 persen dan 0,05 persen.

Fresenius Medical adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 346,09 juta euro (416,83 juta dolar AS).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Source link

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button