[SALAH] Foto Satelit Retakan Bawah Laut Akibat Gempa Sulbar

Bukan retakan bawah laut. Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan garis-garis biru tua itu memang merupakan struktur alami bawah lalut dan bukan karena gempa.

======

[KATEGORI]: KONTEN YANG MENYESATKAN

======

[SUMBER]: https://archive.fo/ErdjJ

======

[NARASI]:

“Retakan Bawah Laut Akibat Gempa

======

[PENJELASAN]:

Akun facebook bernama Firman Syah Rezeck mengunggah postingan berupa foto satelit google maps wilayah Tanjung Tapalang, Sulawesi Barat dengan tambahan narasi klaim bahwa dalam foto tersebut terdapat retakan laut akibat gempa di Sulawesi Barat.
.
Berdasarkan penelusuran, dilansir dari CekFakta Tempo, garis-garis berwarna biru tua itu memang terlihat dalam foto satelit wilayah Tanjung Tapalang, Sulawesi Barat, di Google Maps. Namun, garis-garis tersebut bukan retakan bawah laut yang diakibatkan oleh gempa.

Tempo kemudian meminta penjelasan dari Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono. Menurut dia, garis-garis biru tua itu memang penampakan dasar laut, tapi bukan karena dampak gempa Sulawesi Barat pada 15 Januari 2021. “Memang strukturnya demikian,” kata Daryono pada 4 Februari 2021.

Menurut Daryono, struktur dasar laut memiliki batuan atau material yang lemah sehingga mudah tergerus air atau terdeformasi. Struktur ini sama dengan struktur yang ada di darat, yang terjadi secara alamiah. “Itu memang alamiah, karena material dasar laut sebenarnya mirip seperti di darat juga. Ada yang keras, ada yang lemah, ada yang gampang erosi, ada yang tidak.”

Dia pun meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan hal tersebut. “Tidak apa-apa, tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ujar Daryono.

Tampilan struktur bawah laut di wilayah Sulbar terlihat lebih jelas di Google Earth. Google Earth adalah program pemetaan dan penandaan geografis unik yang menggunakan citra komposit untuk membentuk peta bumi yang komprehensif dan interaktif dengan menggabungkan lebih dari satu miliar citra satelit dan udara.

======

REFERENSI:

https://cekfakta.tempo.co/fakta/1227/sesat-foto-satelit-ini-diklaim-tunjukkan-retakan-bawah-laut-akibat-gempa-sulawesi-barat

https://www.merdeka.com/cek-fakta/cek-fakta-tidak-benar-gambar-retakan-bawah-laut-akibat-gempa-sulbar.html

Source link

Artikel Terkait

1 Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button