Kilas Info Global

Sanofi, GSK meluncurkan fase terakhir uji coba vaksin COVID-19

Dalam prosedur dua tahap, penelitian awalnya akan menyelidiki kemanjuran formulasi vaksin yang menargetkan virus asli, sedangkan tahap berikutnya akan mengevaluasi formulasi kedua yang menargetkan virus B1351.

Paris (RADAR CIANGSANA) – Sanofi Prancis dan GlaxoSmithKline (GSK) Inggris pada Kamis meluncurkan uji coba tahap akhir pada manusia untuk potensi vaksin COVID-19 rekombinan mereka, yang diharapkan mendapatkan persetujuan regulasi akhir tahun ini.

Kedua perusahaan, yang awal Mei ini melaporkan hasil sementara yang positif, menegaskan bahwa studi fase III buta ganda, terkontrol plasebo, akan melibatkan lebih dari 35.000 orang dewasa di Amerika Serikat, Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

“Dalam prosedur dua tahap, penelitian awalnya akan menyelidiki kemanjuran formulasi vaksin yang menargetkan virus asli, sedangkan tahap berikutnya akan mengevaluasi formulasi kedua yang menargetkan virus B1351,” kata Sanofi.

Garis keturunan virus yang dikenal sebagai B1351 pertama kali muncul di Afrika Selatan.

Sanofi juga menegaskan bahwa mereka akan memulai studi klinis dalam beberapa minggu mendatang untuk menilai kemanjuran vaksin sebagai suntikan penguat, terlepas dari vaksin apa yang pertama kali diterima seseorang.

Menunggu hasil positif Tahap III, vaksin bisa disetujui pada kuartal keempat setelah awalnya ditargetkan untuk paruh pertama tahun ini sebelum mengalami kemunduran.

Sanofi dan GSK terpaksa memulai kembali uji coba mereka Desember lalu, ketika vaksin menunjukkan respons imun yang rendah pada orang dewasa yang lebih tua sebagai akibat dari formulasi antigen yang lemah.

Sumber: Reuters

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Fardah Assegaf
REPOST BY RADAR CIANGSANA 2021

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button