Kilas Info Nasional

Sinergikan Inovasi dan Operasi, PHM Optimalkan Biaya Produksi…

loading…

JAKARTA – PT Pertamina Hulu Mahakam ( PHM ), anak usaha PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), meluncurkan Proyek Locomotive-8 untuk menjaga level produksi minyak dan gas bumi dari Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur di tengah laju penurunan alamiah (natural decline) karena lapangan yang sudah mature.

“Proyek Locomotive-8 adalah program terintegrasi dalam mengoptimalkan biaya, yaitu low operation cost pada semua aktivitas berbasis inovasi dan sinergi agar dapat meningkatkan efisiensi dan menurunkan biaya produksi,” ujar Agus Amperianto, General Manager PHM melalui keterangan resminya, di Jakarta, Sabtu (23/1/2021).

Baca Juga: Berkat Inovasi, PHM Catatkan Kinerja Positif Sepanjang 2020

Agus mengatakan beroperasi di lapangan migas mature dengan daerah operasi yang sangat luas dan kompleks, baik di daerah swamp dan offshore. Belum lagi masalah penurunan produksi secara alamiah dan semakin terbatasnya sumber daya dan cadangan hidrokarbon, di sisi lain terjadi peningkatan kompleksitas operasional lapangan. Hal ini membutuhkan banyak pemeliharaan peralatan dan dukungan marine/logistic yang memadai sehingga biaya operasi cenderung meningkat. “Dengan cara ini PHM akan bisa men-drain semua cadangan hidrokarbon yang tidak ekonomis,” ujarnya.

Proyek Locomotive-8 tahun ini fokus pada sinergi operasi dan inovasi teknologi hampir di seluruh bidang pekerjaan. Menurut Agus, upaya optimisasi biaya adalah sebuah revolusi bagi PHM untuk tetap menjaga keberlangsungan dan kualitas operasi dan mempertahankan kemampuan berinvestasi dalam jangka panjang.

Dalam rencana kerja dan anggaran (WP&B) 2021, PHM memproyeksikan program kerja agresif, yaitu mengebor 73 sumur pengembangan baik dari rencana Plan of Development (PoD) yang masih berjalan maupun dari rencana PoD baru Operasi Pengembangan Lapangan-Lapangan (OPLL) 2A. PHM juga akan mengerjakan lebih dari 4.000 pekerjaan well service & workover.

“Kami juga akan melanjutkan program optimasi produksi dari sumur yang sudah ada dengan SIBU (Shut in Build Up) dan optimasi fasilitas produksi,” katanya.

Baca Juga: GM PHM: Tantangan Kian Berat, Kami Tetap Optimistis

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button