Keagamaan

Soal konflik Palestina dan Israel, Ustadz Arrazy Hasyim: Jangan asal berdonasi

Konflik antara Palestina dan Israel telah memanas sejak saat itu akhir Ramadhan kemarin. Gencatan senjata juga terjadi antara Israel dan Palestina. Hingga saat ini, dukungan untuk Palestina masih terus disuarakan di banyak negara, termasuk Indonesia. Demonstrasi dan penggalangan dana terus dilakukan di berbagai negara.

Ustadz Arrazy Hasyim dalam pengajian videonya mengingatkan umat Islam untuk berhati-hati dalam berdonasi, agar donasi yang diberikan tepat sasaran. Jangan sampai kebaikan kita dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk memperkaya diri. Apalagi dalam situasi konflik seperti ini, penyaluran dana ke wilayah Palestina tentunya tidak mudah, membutuhkan kerjasama resmi antara satu negara dengan negara yang bersangkutan.

“Jangan asal berdonasi, nanti ada kelompok yang memanfaatkan situasi seperti ini, mereka akan mengumpulkan uang. Hati-hati….” Kata Ustadz Arrazy.

Carilah lembaga filantropi terpercaya dalam menggalang donasi Palestina. Sangat disayangkan jika donasi yang kami berikan tidak tepat sasaran atau disalahgunakan. Selain itu, Ustadz Arrazy Hasyim menjelaskan bahwa tidak semua orang Yahudi menyetujui penyerangan Israel terhadap Palestina. Ada juga komunitas Yahudi yang menolaknya.

Menurut Ustadz Arrazy, ada tiga macam orang Yahudi: yang pertama adalah Yahudi Ortodoks. Mereka menolak perlakuan Israel terhadap Palestina. Mereka terus-menerus melakukan demonstrasi dan meminta Israel menghentikan serangan. Kedua, Yahudi nasionalis, mereka juga tidak menyetujui penggunaan kekerasan terhadap orang Palestina. Mereka juga mencari kesamaan antara Israel dan Palestina. Ketiga, Yahudi Zionis, yaitu melakukan kekerasan terhadap warga Palestina.

Jadi jangan memukuli semua kelompok Yahudi. Tidak semua orang Yahudi melakukan kekerasan terhadap orang Palestina. Rasulullah semasa hidupnya juga memiliki hubungan baik dengan penganut agama Yahudi. Padahal, ia memiliki istri keturunan Yahudi dan memiliki mertua Yahudi. Rasulullah juga memiliki seorang teman bernama Mukhairiq yang sampai akhir hayatnya membantu perjuangan umat Islam, dan dia adalah salah satu pemuka agama Yahudi.

Intinya, kita tidak boleh membenci, apalagi memusuhi Yudaisme. Yang kami tolak adalah Yahudi Zionis yang melegalkan kekerasan untuk mendapatkan kekuasaan. Karena Islam sangat anti terhadap kekerasan yang dilakukan oleh siapapun.

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button