Info Aktual

Teguran KPK untuk Istri Edhy Prabowo dan Legal BCA

Ilustrasi KPK. Foto: Ricardo / JPNN

Radarciangsana.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengeluarkan peringatan kepada sejumlah saksi dalam kasus dugaan suap izin usaha tambak, usaha dan atau perikanan atau komoditas kelautan sejenis pada tahun 2020.

Di antaranya, peringatan itu ditujukan kepada anggota DPR Iis Rosita Dewi dan pihak hukum BCA.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pihaknya telah menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi pada Jumat (5/3) kemarin.

Namun, hanya lima orang saksi yang memenuhi panggilan untuk pemeriksaan, sementara tujuh orang lainnya tidak hadir tanpa ada konfirmasi kepada penyidik.

“Komisi Pemberantasan Korupsi menghimbau dan mengingatkan pihak-pihak yang telah dipanggil secara benar sesuai undang-undang untuk bersikap kooperatif dalam menghadiri pemanggilan,” kata Fikri dalam keterangan yang diterima, Sabtu (6/3).

Tujuh saksi yang tidak hadir termasuk Iis Rosita yang merupakan istri mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, M Ridho (pegawai swasta).

Kemudian atas nama M Sadik (pensiunan PNS), Siti Maryam (mahasiswa), Randy Bagas Prasetya (staf legal operasional BCA), Lies Herminingsih (notaris), dan Ade Mulyana Saleh (pengusaha).

Fikri juga menegaskan, KPK juga mengingatkan mereka yang diduga mengetahui keberadaan aset milik tersangka, Edhy Prabowo dan kawan-kawan, untuk kooperatif dan segera menyampaikan kepada penyidik.

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button