Info Aktual

Terdakwa korupsi Pertamina Cilacap divonis 7 tahun penjara dan santunan Rp 4 miliar

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilacap melalui Kasipidsus Muhammad Hendra Hidayat, terdakwa Andriyanto yang divonis 7 tahun penjara tidak memiliki harta yang cukup untuk membayar santunan makan dan diganti dengan dua tahun. hukuman penjara.

Selain dakwaan pertama, Jaksa Penuntut Umum, terdakwa Andriyanto terbukti secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan tindak pidana melawan hukum, memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau denominasi negara secara berkelanjutan. cara.

Hal tersebut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Andriyanto melakukan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam penggunaan dan pertanggungjawaban jasa atau dana kepelabuhanan 2018 di PT Pertamina (Persero) Kelautan Wilayah IV Fungsi Cilacap. Perbuatannya dinilai merugikan negara sekitar Rp 4.171.244.245.

Sebelumnya, Andriyanto sempat menjadi buron Kejaksaan Negeri Cilacap pada 2018 namun ditangkap tim jaksa gabungan di Sleman, Yogyakarta pada 4 Agustus 2020. Setelah menjalani proses penyidikan di Kejaksaan Cilacap, kasusnya dilimpahkan ke Semarang. Pengadilan Tipikor PN pada 6 November 2020.

Andriyanto, yang diduga melakukan korupsi jangkar di Pertamina Marine Region IV Cilacap, sedang menjalani sidang pertama dengan agenda pembacaan dakwaan pada 16 November 2020. Dan kini setelah diputus, Andriyanto harus menjalani hukuman penjara 7 tahun. .

Dapatkan berita menarik Timesindonesia.co.id lain, sini:

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button