Kilas Info Nasional

Tetap Bijak dalam Mengonsumsi Buah

loading…

MANFAAT buah bagi tubuh begitu banyak. Namun, apabila dikonsumsi berlebihan bisa membahayakan tubuh , terutama bagi penderita penyakit serius. Bahkan, rasa buah tertentu dapat memicu kambuhnya penyakit tersebut.

Seperti rasa asam berlebih, maka tidak baik bagi penderita asam lambung dan GERD atau gastroesophageal reflux disease, penyakit kronis pada sistem pencernaan.

Ahli gizi, Leona Victoria mengatakan, buah citrus seperti lemon, limau, jeruk dapat memicu naiknya asam lambung. Karena itu, jika masih ingin menikmati manfaat dari aneka jeruk tersebut dapat dicampur segelas air, sehingga rasa asamnya berkurang.

“Perasan lemon dan air tersebut dapat menetralkan asam di perut. Jika hanya konstratnya, maka akan membahayakan atau mengiritasi lambung dan kerongkongan,” ujarnya, Kamis (21/01/2021).

Idealnya, makan buah setiap hari jumlahnya hanya sekepal tangan untuk satu kali makan. Seperti satu buah apel atau sebuah jeruk Sunkist. Jika buah yang harus dipotong cukup satu cangkir kecil.

Kebanyakan masyarakat sering berlebihan saat makan buah dalam satu hari. Sebenarnya, dalam satu hari hanya 2-3 buah saja untuk orang dewasa.Namun, untuk para penderita diabetes harus lebih memperhatikan takeran itu. Sebab, mereka harus menjaga gula darah karena buah mengandung karbohidrat yang bisa menaikan gula darah. Bukan hanya buah yang karbohidratnya tinggi, namun juga buah dengan indeks glikemik tinggi seperti mangga, pisang, apel, nanas, dan anggur.

Pada dasarnya buah sangat dianjurkan dikonsumsi setiap harinya sama halnya dengan sayuran sebagai bagian dari pola makan berimbang dan sehat. Begitu pula dengan penderita diabetes, boleh memakannya asal sesuai porsi dan jam makan, yakni di luar jam makan utama.

“Untuk penderita diabetes hindari jus buah karena jus buah itu sudah tidak ada seratnya, lebih mudah dikonsumsi jadi tendensi untuk over eating-nya lebih tinggi daripada kita mengonsumsi buah langsung,” ungkap Master of Nutrition & Dietetics dari University of Sydney ini. Baca juga: Kemenkes Pastikan Vaksin Sinovac Bukan Penyebab Bupati Sleman Positif Covid-19

Source link

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button