Info Aktual

Umat ​​Hindu di Bali Adakan Prosesi Perayaan Nyepi, Cek Jadwalnya

Dilanjutkan dengan kegiatan Ida Bhatara Nyejer di Pura Bale Agung atau Pura Desa, sekembalinya dari melis, mekiyis, melasti, atau makekobok hingga 13 Maret 2021. Perayaan Tawur Kesanga juga diadakan pada tanggal yang sama.

Runutan tawur kesanga, dimulai dari nunas tirta (meminta air suci) dan nasi tawur oleh perwakilan masing-masing kabupaten / kota menuju Pura Besakih pada pukul 09.00 WITA. “Ini untuk meminta tirta tawur dan nasi tawur disebar dan ditaburkan ke daerah masing-masing,” ujarnya.

Untuk tingkat kabupaten / kota, upacara Tawur Labuh G Touch dengan segala kelengkapannya dilaksanakan pada pukul 13.00 waktu setempat. Di tingkat kecamatan digunakan upacara Caru Panca Sanak (artinya lima ekor ayam dengan warna bulu berbeda), ditambah bebek belang kalung. Pelaksanaannya tercatat di pata (perempatan) pukul 13.00 WITA.

Kegiatan di banjar atau desa menggunakan upacara Caru Eka Sata. Yakni ayam brumbun dengan urip 33 (urip bhuana) beserta kelengkapannya atau sesuai kemampuan masing-masing banjar, dilakukan di catus pata pada saat kala kode (menjelang malam).

Perayaan di lingkungan keluarga, upacaranya dilakukan secara merajan atau di bantah dengan memberikan sesaji pejati sakasidan.

“Dalam palinggih natar cukup mengantarkan segehan agung satu korek api atau segehan 11/33 hitung dan ditujukan kepada Bhuta Bhucari. Harus ditegaskan bahwa upacaranya adalah menyesuaikan kemampuan. Di pekarangan atau di rumah natah, tampil 9 segehan warna berbeda, mulai dari ayam brumbun, diiringi tetabuhan tuak, arak, brem, dan air yang ditujukan kepada Sang Kala Bhucari, ”tuturnya.

Lanjut Gusti Ngurah, upacara keagamaan dalam skala rumah tangga akan dilanjutkan dengan pangrupukan (mabuu-buu) dengan berkeliling rumah sebanyak 3 kali, dengan sarana api seprapak (meobor-obor), bunyi (bambu kulkul atau lainnya), bawang putih, mesui. dan jangu (Triketuka).

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat bercocok tanam. “Ngerupuk harus dilaksanakan di Sradha Bhakti sesuai dengan nilai-nilai kesucian agama dan dipimpin oleh desa atau marga adat dan bengkel setempat. Ngerupuk dilaksanakan sesuai dengan kondisi desa setempat dengan melaksanakan protokol kesehatan penanggulangan Covid-19. ,” dia berkata.

Dilanjutkan dengan perayaan Nyepi pada hari Minggu, 14 Maret 202 selama 24 jam mulai pukul 06.00 Wita hingga 06.00 Wita.

Sedangkan lusa Nyepi ada tradisi Ngembak Geni. “Saat syuting Geni, kami memperlebar pengasingan dan melakukan simakrama, dharma santi (silaturahim) dengan tetap menjalankan tata tertib kesehatan,” pungkasnya.

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button