Berita

Waspadai jeratan pinjaman online, saksikan selengkapnya The Indonesia Economic Club malam ini pukul 21.00 WIB: Okezone Economy

JAKARTA – Perkembangan teknologi digital telah menimbulkan gangguan. Tidak hanya dalam skala retail, manufaktur, industri perbankan, tetapi juga dalam hal-hal yang lebih dekat dengan kehidupan kita sehari-hari yaitu keuangan. Sejak 2018 hingga sekarang, hadirnya financial technology (fintech) tumbuh sangat cepat, menjamur dan mencari target pasar yang semakin bervariasi.

Baru-baru ini, kasus pinjaman online menjadi sorotan. Minimnya literasi membuat beberapa orang terjebak dalam fintech lending, terutama yang ilegal. Bahkan tidak jarang kita menemukan kasus seseorang yang berhutang dengan beberapa pinjaman online (keluar) sekaligus. Jika nasabah terlambat melakukan pembayaran pinjaman, ia kerap menerima ancaman yang mengintimidasi. Tidak hanya itu, bahkan masyarakat sekitar nasabah pinjaman pun menerima pesan atau panggilan telepon untuk penagihan.

Baca juga: Sisa hutang mantan guru taman kanak-kanak dalam pinjaman liar sebesar Rp19 juta

OJK juga mencatatkan peningkatan pencairan dana yang signifikan kepada nasabah pinjaman online selama pandemi sejak 2020. Hingga Februari 2021, sebanyak 148 fintech terdaftar di OJK. Dari jumlah tersebut, 138 di antaranya adalah fintech konvensional yang memiliki izin dan 10 fintech syariah terdaftar dan berlisensi. Sedangkan total rekening pemberi pinjaman (lenders) hingga akhir Februari 2021 sebanyak 594.297 rekening.

Klub Ekonomi Indonesia akan membahas berbagai seluk-beluk pinjaman online “Awas Obligasi Pinjol” malam ini (Kamis 27 Mei 2021) pukul 21.00 WIB dipandu oleh pembawa acara Apreyvita Dyah Wulansari dan Prof Rhenald Kasali hanya di stasiun televisi iNews. Bergabunglah dengan program ini melalui aplikasi RCTI + dan www.rctiplus.com.

(dni)

Sumber

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button